KPUD Kota Kediri Disinyalir Akali Anggaran Sosialisasi Pemilu Serentak 2018

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Kediri - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kediri terus melakukan sosialisasi Pemilu serentak 2018. Dalam sosialisasi ini, KPUD Kota Kediri digelontor dua sumber anggaran yakni dari APBN dan APBD. Namun, sosialisasi yang dilakukan Minggu (29/10/2017) lalu dengan menggelar gerak jalan, KPUD Kota Kediri disinyalir sudah mengakali anggaran tersebut. Pasalnya, kemarin KPUD Kota Kediri yang harusnya melakukan sosialisasi tahapan pemilu serentak dengan menggunakan anggaran APBN, justru terlihat ketika kaos gerak jalan yang dibagikan ke peserta bertuliskan "Pilwali Kota Kediri 2018". Padahal, untuk sosialisasi Pilwali Kota Kediri KPUD Kota Kediri sudah memiliki anggaran sendiri melalui APBD Kota Kediri. "Saya juga bingung bajunya kemarin memang bertuliskan Pilwali Kota Kediri 2018. Padahal di KPUD daerah lain yang juga serentak menggelar acara seperti ini, kaos yang dibagikan semuanya bertuliskan Pemilu serentak 2018," ujar salah satu peserta gerak jalan. Sekretaris KPUD Kota Kediri, Suroto saat dikonfirmasi atas kejanggalan tulisan kaos sosialisasi itu justru menjawab tidak mengetahui. Pihaknya mengaku jika desain yang berbeda dengan daerah lain tersebut tidak ada masalah karena anggaran yang dipakai tetap memakai anggaran APBN. "Anggaranya masih memakai APBN mas. Kalau desainnya seperti itu saya kurang tahu dan memang tidak masalah," ungkapnya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (1/11/2017). Kaos yang disinyalir asal desain itu dibagikan ke 500 peserta gerak jalan yang digelar KPUD Kota Kediri, Minggu (29/10/2017) lalu. Anggaran untuk pengadaan kaos tersebut sebesar Rp 20 juta dengan total pesanan 500 kaos. "Kita pesanya 500 kaos dengan harga per kaosnya Rp 40 ribu. Dan untuk desain dengan tulisan Pilwali Kota Kediri 2018 itu tidak masalah, sebab intinya sama saja dengan pilkada serentak," jelas Suroto. Sementara itu, Agus Rofik, Ketua KPUD Kota Kediri mengaku jika desain kaos yang berbeda dengan daerah lain itu sudah dikonsultasikan ke KPU Provinsi, meskipun dalam sosialisasi Pilwali Kota Kediri 2018 KPUD memiliki anggaran sendiri. "Kalau masalah desain kaos kita sudah konsultasi ke Provinsi dan dikatakan tidak apa apa. Sedangkan jumlah kaos sebenarnya kita targetkan 1.000 kaos jadi tidak 500 kaos," jelas Gus Rofik. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru