Dapat Dukungan PKPI

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Salah satu Bacagub Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti menghadiri acara peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang digelar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Jawa Timur di Surabaya, Selasa (7/11). Pada acara tersebut, La Nyalla mendapatkan doa yang sekaligus juga dapat diduga sebagai bentuk dukungan dari PKPI Jatim. Ketua DPP PKPI Jawa Timur, Irjen Pol (purn) Hadiatmoko menyampaikan terima kasih atas kehadiran La Nyalla pada acara ini. “Alhamdulillah Pak La Nyalla, Calon Gubernur Jatim hadir di tengah tengah kita. semoga pak Nyalla sukses menjadi gubernur Jawa Timur," Pada kesempatan tersebut, La Nyalla juga ikut mendonorkan darahnya. “Salut kepada PKPI yang rutin menggelar acara-acara bermanfaat bagi masyarakat seperti ini. Saya yakin jika ini terus dipupuk, PKPI bakal semakin mendapat tempat di hati masyarakat,” ujarnya. La Nyalla juga berharap, ke depan bisa bersama-sama dengan PKPI itu membangun Jawa Timur yang lebih berkeadilan sosial. “PKPI punya visi kebangsaan yang kuat, dan saya kira kita semua sejalan dengan itu. Maka ke depan saya yakin kita bisa bersama-sama mengembangkan Jawa Timur, menghadirkan pelayanan negara yang lebih baik kepada rakyat,” pungkas La Nyalla. Dengan besarnya kemungkinan PKPI akan bergabung ke dalam gerbong pendukung La Nyalla, bisa dibilang saat ini Ketua Kadin Jatim tersebut sudah memiliki modal sosial yang cukup untuk dapat maju dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018. Sebab, sebelumnya, La Nyalla sudah mendapatkan dukungan dari PBB dan beberapa Kyai Kultural yang ada di Jawa Timur. Menurut Dekan Fisip Universitas Trunojoyo Madura Surokim Abdussalam, sosok La Nyalla akan lebih baik apabila maju dari jalur independen. Modal sosial yang telah ia miliki, menurut Rokim, sudah sangat cukup dan kuat sebagai langkah awal untuk berkontestasi pada Pilgub Jatim 2018. "Pemuda Pancasila ini juga sangat bisa menjadi modal. Tetapi, harus serius dalam mencari tambahan. Karena biasanya calon independen ini nggak betul-betul serius," pungkas Rokim. ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru