SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selebritas Raffi Ahmad, melalui PT RANS Intertainmen Indonesia Tbk (RANS) masuk dalam antrean pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Berdasarkan data e-ipo, RANS berencana melepas 2.525.000.000 saham atau sekitar 20,02�ri modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Berdasarkan data e-ipo, RANS berencana melepas 2.525.000.000 saham atau sekitar 20,02�ri modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Saham perusahaan milik selebritas Raffi Ahmad ini dipatok di rentang harga Rp 135 hingga Rp 170 per saham. Dengan begitu, RANS berpotensi meraup dana segar sekitar Rp 340,87 miliar hingga Rp 429,25 miliar melalui IPO.
Dalam IPO ini, RANS menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin emisi efek. RANS sendiri bergerak di sektor consumer cyclicals dengan subsektor entertainment & movie production.
Bidang usaha perseroan bergerak di media dan hiburan, pengelolaan IP, dan perusahaan holding. Pada awal didirikan, RANS dikenal dengan nama PT RNR Film Internasional.
Kemudian berubah menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia yang efektif pada tanggal 7 Juli 2021. Perseroan menjalankan kegiatan usaha dalam suatu ekosistem media, hiburan, Intellectual Property (IP), event, serta bisnis pendukung yang dikelola secara terintegrasi melalui entitas anak dan penyertaan strategis.
Model usaha RANS dikembangkan sebagai platform entertainment berbasis IP dan distribusi audiens. Perseroan saat ini berdomisili di RANS Office Building, Komplek Bumi Serpong Damai, Blok CBD Lot VIII, No. 12, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.
Harta Raffi Rp1,03 triliun
Kekayaan Raffi Ahmad tercatat menembus angka Rp1,03 triliun berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Rincian Aset Utama sebagai berikut:
- Tanah dan Bangunan: Rp737,1 miliar (memiliki 45 bidang properti yang tersebar di wilayah seperti Jakarta Selatan, Tangerang, Depok, dan Makassar).
- Surat Berharga: Rp307,9 miliar.
- Alat Transportasi dan Mesin: Rp55,1 miliar (terdiri dari 12 unit mobil mewah dan belasan sepeda motor).
- Harta Bergerak Lainnya: Rp46,7 miliar.
- Kas dan Setara Kas: Rp17,7 miliar.
- Harta Lainnya: Rp5,3 miliar.
Meskipun total aset kotornya mencapai Rp1,03 triliun, ia juga tercatat memiliki utang sebesar Rp136 miliar. Total bersih kekayaannya kemudian menjadikan namanya masuk sebagai salah satu figur publik dengan pelaporan LHKPN yang paling disorot setelah ia menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. n ec, jk, dna
Editor : Redaksi