SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Golkar sebagai salah satu partai yang berada di gerbong pendukung Khofifah saat ini tengah melakukan proses penggodokan nama untuk diajukan sebagai Cawagub Khofifah. Anggota DPR RI Komisi III yang juga Ketua pemenangan pemilu (PP) Jawa lll (Jatim) DPP Partai Golkar Dr Ir. Adies Kadir, SH M.Hum mengatakan, partainya kini tengah menggodok beberapa nama calon wakil gubernur yang akan mendampingi Cagubnya Khofifah Indar Parawansa (KIP).
"DPP sudah menerima laporan dari Desk Pilkada Jawa Timur. Tim pemenangan pemilu DPP juga sudah melakukan pertemuan dengan DPD l Jawa Timur beberapa waktu lalu di Surabaya," kata Adies Kadir melalui sambungan telepon, Kamis(9/11).
Melihat aspirasi yang berkembang di Jawa Timur, menurut Adies KIP memiliki probabilitas tinggi untuk memenangi Pilgub Jawa Timur. "Untuk itu, DPP sangat berhati hati dalam mengambil sikap," ungkapnya.
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur l (Surabaya-Sidoarjo) tersebut lebih lanjut menjelaskan bahwa, nama Cawagub (calon wakil gubernur) KIP belum akan diputuskan. Sebab, hal tersebut masih harus menunggu hasil kajian DPP Partai Golkar dan Survei yang sedang dilakukan.
"Akan tetapi, Partai Golkar bakal memprioritaskan kader partai. Tetapi juga dengan memberikan alternatif calon dari luar partai yang dipandang pantas untuk mendampingi KIP serta dapat mengimbangi elektabilitas dan popularitas KIP," jelas Adies Kadir.
Adies Kadir, pada kesempatan yang sama juga menegaskan bahwa sejalan dengan menunggu turunnya SK paslon, DPD I Partai Golkar Prop Jatim dan seluruh DPD II Partai Golkar se Jatim, serta seluruh kader partai Golkar di Jawa Timur wajib mengawal, mengamankan dan memenangkan Cagub yang di usung oleh Partai Golkar Khofifah Indar Parawansa.
"Jika masih ada kader yang balelo terhadap keputusan DPP ini, saya sebagai Ketua Pemenangan Pemilu Jawa III (Jatim) tidak segan segan menindak tegas. Kalau perlu saya bisa mengusulkan untuk memecat kader di Jawa Timur yang balelo. Siapa pun apabila ada kader dan anggota partai Golkar di Jawa Timur yang balelo," pungkas Adies. ifw
Editor : Redaksi