SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Minggu (12/11/2017) kemarin, mungkin menjadi hari yang mendebarkan bagi M Jainuri. Betapa tidak, saat dirinya tengah tekun bersih-bersih, pria 52 tahun itu didatangi 4 orang. Satu diantara 4 orang bahkan turun dari motor dan menghunus senjata tajam (sajam). Beruntung, saat sajam tersebut disabetkan, Jainuri berhasil menghindar dan berlari. Namun, Jainuri akhirnya dilarikan ke rumah sakit karena sejumlah luka.
Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 00.15 Wib. Jainuri diserang tepat di depan Rumah Mi dan Soto Bakar, Jalan Dr Ir Soekarno Surabaya. Jainuri diketahui sebagai salah satu petugas di rumah makan tersebut. Nah saat itu, Jainuri sedang menjalankan tugasnya menyapu halaman rumah makan. Saat menyapu di pinggir jalan, 4 orang tersebut tiba-tiba menghampirinya.
Informasi yang diperoleh di lapangan menyebut, 4 orang itu membawa dua motor. Salah dari 4 orang itu langsung turun dari motornya dan menyabetkan sajam yang dibawanya ke arah Jainuri. Meski sempat menghindar, pria asal Gunung Anyar Lor Surabaya itu sempat terkena sabetan pada bagian kiri lengannya. Saat Jainuri berlari dan meminta tolong, keempat orang tadi langsung kabur memacu motornya.
Saat keempat pelaku memacu motornya, sebuah mobil travel yang dalam keadaan lumayan cepat sempat akhirnya melakukan pengereman mendadak. Bahkan, saking kagetnya mobil travel itu akhirnya naik ke pembatas jalan bagian tengah. "Saya kira kecelakaan murni tadi. Ternyata sebelumnya ada peristiwa pembacokan," kata Nanda, warga sekitar.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Tim Anti Bandit Polsek Rungkut dan Polrestabes Surabaya akhirnya mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah saksi dimintai keterangan atas peristiwa penyerangan itu. Sementara Jainuri sang korban, saat itu dilarikan ke Rumah Sakit Royal Rungkut untuk menjalani pemeriksaan.
"Benar, kami sedang menangani kasus (penganiayaan) itu. Saat ini anggota masih di lapangan untuk mengidentifikasi para pelaku. Kami masih bekerja. Nanti kami sampaikan jika sudah ada hasil," kata Kanit Reskrim Polsek Rungkut, AKP Abdul Karim, dikonfirmasi terpisah.
Berbagai spekulasi muncul atas peristiwa itu. Namun hingga kini polisi juga belum mengetahui motif para pelaku menyerang korban. Sebab, para pelaku belum berhasil ditangkap. Apakah korban mengenal para pelaku? Apakah peristiwa itu bermotif pencurian dengan kekerasan atau dendam? Semua masih dalam penyelidikan polisi. bkr
Editor : Redaksi