Diterjang Hujan Angin Kencang: Petugas Gabungan Bersihkan Material Longsor di Tulungagung, Tak Ada Korban Jiwa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas bersama warga membersihkan material longsor yang menimpa rumah warga di Desa Kradinan, Pagerwojo, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG
Petugas bersama warga membersihkan material longsor yang menimpa rumah warga di Desa Kradinan, Pagerwojo, Tulungagung, Jawa Timur. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Setelah diterjang hujan deras disertai angin yang kencang hingga mengakibatkan rumah-rumah di permukiman terdampak longsor membuat warga setempat resah dan tidak berbuat apapun selain menunggu bantuan datang. Beruntungnya, saat hujan angin tersebut sudah reda, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung turun langsung melakukan evakuasi dan pembersihan bersama warga setempat.

Diketahui, untuk hujan berintensitas tinggi yang berlangsung sekitar tiga jam sejak pukul 14.00 WIB memicu terjadinya bencana di Kecamatan Sendang dan Ngantru. Sedangkan longsor terjadi di Dusun Ngrejeng, Desa Geger, Kecamatan Sendang, yang menyebabkan akses jalan menuju Dusun Turi tertutup total material tanah.

"Kami menerima laporan bencana longsor di Kecamatan Sendang dan angin kencang di Kecamatan Ngantru," ujar Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Sudarmadji, Minggu (05/04/2026).

Sementara itu, angin kencang di Kecamatan Ngantru merusak sedikitnya 18 rumah warga di Desa Kepuhrejo dan Desa Pohok, dengan kerusakan ringan pada bagian atap. Sehingga, saat ini BPBD bersama tim gabungan yang juga bersama warga setempat telah melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi terdampak Untuk kerusakan didominasi genteng dan asbes yang terlepas akibat terpaan angin.

Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan darurat berupa terpal dan kebutuhan pokok bagi warga terdampak angin kencang. Tak lupa, BPBD juga tururt mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. BPBD juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena penghuni rumah sempat menyelamatkan diri. 

Perlu diketahui, untuk longsor pertama terjadi di tebing pembuangan tanah uruk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Dusun Krajan dengan panjang sekitar 100 meter dan lebar 50 meter. Lokasi ini tidak berdampak pada pemukiman warga. 

Sementara itu, longsor kedua terjadi di tebing setinggi sekitar 15 meter yang menimpa rumah milik Sugiono, menyebabkan dinding rumah jebol sepanjang sekitar 4 meter dengan tinggi 2,5 meter. Sehingga, sebagai langkah penanganan lanjutan, petugas memasang terpal pada tebing pembuangan tanah uruk untuk mengurangi resapan air dan mencegah longsor susulan. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…