SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Peristiwa menghebohkan terjadi di Wonocolo Pabrik Kulit Surabaya. Betapa tidak, warga disana dikejutkan dengan teriakan maling disiang bolong. Warga di gang I dan II di daerah tersebut akhirnya semburat keluar rumah. Dua pelaku terkepung dan babak belur setelah dimassa. Beruntung, polisi datang sebelum nyawa kedua pelaku melayang.
Peristiwa itu terjadi, Rabu (22/11/2017) sekitar pukul 12.15 Wib. Kedua pelaku yang mengendarai motor Honda Vario merah L 6081 TJ menyatroni sebuah rumah kos nomor 7, Wonocolo Pabrik Kulit Gang II Surabaya. Satu pelaku turun dan merusak kunci kontak motor Honda Vario Putih W 4640 VI. Setelah pelaku berhasil menghidupkan mesin motor curian itu, tiba-tiba seorang warga teriak 'maling, maling'.
Satu pelaku yang mengendarai motor sarana akhirnya memacu motornya. Sedangkan satu pelaku yang bertugas mencuri, langsung menggulingkan motor curiannya dan lari tunggang langgang. Namun, pelarian keduanya sia-sia. Sebab tepat di rumah nomor 11, Wonocolo Pabrik Kulit Gang I, keduanya terkepung warga. Tak urung, keduanya menjadi bulan-bulanan warga.
"Kami langsung ke TKP setelah mendapat laporan. Kedua pelaku berhasil kami evakuasi dari amukan warga. Dan saat ini, kedua pelaku masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Jatim," kata Kapolsek Wonocolo, Kompol Budi Nurtjahjo, terpisah. Hingga semalam, pelaku itu masih menjalani perawatan intensif.
Kedua pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) itu adalah Achmad Irfan Efendi (34) asal Bulak Banteng Lor 1/216 Kenjeran Surabaya. Sedangkan pelaku satunya yaitu Aris, warga Kedung Cowek Surabaya. Keduanya sama-sama menderita luka pada kepala. Bersama keduanya, turut diamankan motor sarana, motor yang dicuri dan kunci T berikut anak kunci modifikasi.
"Kami masih menunggu kedua pelaku selesai menjalani perawatan. Jika sudah, akan kami lakukan pemeriksaan terhadap keduanya. Tapi sejumlah saksi, baik korban maupun warga sekitar sudah kami mintai keterangan," beber Kompol Budi.
Dari informasi yang didapat di lapangan, motor Honda Vario Putih W 4640 VI yang dicuri pelaku itu merupakan motor milik Dewi (18), pelajar asal Sidoarjo. Dewi saat itu memarkir motornya di depan kos-kosan Wonocolo Pabrik Kulit Gang II/7 Surabaya untuk menemui temannya. Namun setelah beberapa saat, Dewi mendengar teriakan 'maling' dari warga, yang ternyata maling tersebut mencuri motornya. bkr
Editor : Redaksi