SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski honor Petugas Pemilih tingkat Desa (PPS) relatif kecil, tapi karena ini tugas mulia dalam mengantarkan calon pemimpin, untuk itu PPS diminta tetap bekerja keras dan jaga integritas. Peryataan itu disampaikan oleh Khoirul Anam Komisioner KPU Jawa Timur, dalam pelantikan 1.422 anggota PPS pada Kamis (23/11/2017) di Gedung Olahraga Lamongan. Dikatakannya, tugas dan tanggung jawab PPS di tingkat Desa juga tidak boleh dipandang remeh, karena harus langsung bersentuhan dengan pemilih yang notabene mereka bagian dari pendukung sukses dan tidaknya pesta demokrasi untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada Juni 2018 mendatang. Karena beratnya tugas tersebut lanjut Khoirul Anam, petugas PPS diminta untuk serius dalam melaksanakan amanatnya ini, apalagi petugas PPS ini sebelumnya sudah disumpah dunia akherat untuk menjalankan proses demokrasi. "Fokus, jangan doubel jop, yang jadi tim sukses supaya untuk dilepas, karena anda semua dilantik dan disumpah dunia akherat. Petugas pemilu harus independen, lepaskan status sosial yang kini masih melekat,"pinta komisioner KPU Jawa Timur ini. Dilanjutkan Anam, kalau ada anggota PPS yang masih merangkap sebagai pengurus ormas, hingga pengurus RT supaya dilepas, agar petugas benar-benar independen tidak melekat dengan sosial yang disandangnya."Saya tunggu sampai Januari mendatang kalau masih ada yang belum mundur, nanti saya rekomendasikan untuk dipecat,"tegasnya. Terakhir dalam amanatnya Khoirul Anam mewanti-wanti petugas penyelenggara pemilu untuk bertugas dengan penuh tanggung jawab, untuk selalu mengedepankan profesionalitas, integritas, dan akuntabilitas agar dalam pemilu mendatang bisa mengantarkan pemimpin yang profesionalitas, integritas, dan akuntabilitas. Sementara itu, bupati H Fadeli dalam amanat sambutanya meminta petugas PPS yang baru dilantik, untuk segera menyiapkan dan melaksanakan tahapan-tahapan pemilu dengan baik."PPS harus bekerja keras bekerja cerdas dan tanggung jawab,"pesan bupati.jir
Editor : Redaksi