SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Rapat pemilihan ketua fraksi Golkar Bintang Persatuan yang sedianya digelar pada Kamis (23/11/2017) gagal digelar.
Pasalnya, tidak seluruh anggota FGolkar Bintang Persatuan hadir sampai siang hari. Akhirnya pemilihan ditunda Senin depan.
Uniknya anggota fraksi Golkar/PBB/PPP berusaha sembunyikan rapat pemilihan ketua fraksi dari DPD Golkar. Ketua DPD Golkar Sidoarjo Warih Andono tidak mengetahui perihal pemilihan ini. Undangan menggelar rapat memang tidak jelas. Sekretaris fraksi, Ny Sulis, hanya menyebutkan ada undangan rapat fraksi, namun tidak disebutkan apa yang akan di bahas. Taufiqulbar, anggota fraksi yang berasal dari partai bulan bintang, sejak 09.00 sudah berada di ruang rapat, ditemani anggota Golkar, Hadi Subiyanto dan Ny Sulis. Setelah ditunggu 1 jam, ternyata 3 anggota fraksi lainnya belum juga datang.
Karena rapat belum juga dimulai, Taufiq minta ijin pergi ke desa Tambakrejo Waru, yang baru saja diterjang puting beliung. “Waru itu Dapil saya, masak ada bencana begini, saya tidak datang ke tengah masyarakat,” ujarnya. Hadi Subiyanto tampak sewot saat dipamiti Taufiqulbar. Namun Taufiq tetap pergi meninggalkan forum.
Taufiq menjelaskan, rapat ini untuk memilih ketua fraksi, setelah hampir 4 bulan jabatan ketua fraksi Golkar/PBB/PPP lowong setelah ketuanya, Khoirul Huda ditahan kejaksaan setelah terlibat dugaan korupsi PD Aneka Usaha, Sidoarjo. “Siapapun yang menjadi ketua fraksi, tidak masalah,” ujarnya. Sementara anggota Golkar sendiri enggan buka suara soal rapat pemilihan.
Ali Sucipto, anggota Golkar meminta agar media menanyakan kepada ketua DPD Golkar saja untuk mendapatkan penjelasan yang pas.
Sementara ketua DPD Golkar, Warih Andono, menegaskan, tidak benar ada rapat pemilihan ketua fraksi. Ketua fraksi dianggapnya merupakan domain partai, sehingga partai yang mengusulkan. Ia sudah mengkroscek ke anggota fraksi perihal kegiatan pemilihan, namun Warih mendapat jawaban dari fraksi, bahwa rapat untuk membahas jadwal reses.
“Mereka mengatakan itu hanya membahas jadwal reses, dan rapat seperti itu dianggap sudah biasa dilakukan anggota fraksi,” terangnya.
Pihaknya saat ini lagi fokus mengurus PAW, calon anggota Golkar, Sylvester Ratu Lodho, menggantikan Khoirul Huda. Ia mempertanyakan alasan pimpinan dewan untuk tidak menyelesaikan PAW. Sudah 1 bulan lebih berkas permohonan PAW dikirim ke pimpinan dewa, namun jawaban yang diperoleh berkas PAW masih dalam proses.
Warih meminta agar pergantian anggota Golkar cepat dijalankan, karena persyaratan PAW itu sudah dipenuhi semua. sg
Editor : Redaksi