Banjir Masuk Kamar, Mahasiswi UINSA Tewas

surabayapagi.com
Warga Jalan Wonocolo Pabrik Kulit III Surabaya digemparkan dengan tewasnya seorang mahasiswi di rumah kos nomor 27 C. Apalagi saat peristiwa itu terjadi, hujan lebat masih mengguyur di sana. Suasana menjadi lebih riuh saat sang mahasiswi yang sudah tak bergerak tersebut dievakuasi dari dalam kamar kosnya. Peristiwa itu terjadi Jumat (24/11/2017) sekitar pukul 13.00 Wib. Mahasiswi UINSA Surabaya yang dievakuasi itu bernama Zakiyatus Shawa (19) asal Desa Silir Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Diduga, Zakiya tersengat aliran listrik saat kamar kosnya terendam banjir. Sebab guyuran hujan sekitar 4 jam, membuat kamar dan rumah kos yang ditempati Zakiya dialiri air hingga semata kaki. Dari keterangan teman kos Zakiya. Saat itu Zakiya sedang mengerjakan tugas menggunakan laptop miliknya. Namun tiba-tiba air menggenangi kamarnya. Dengan spontan, gadis manis itu mencabut kabel laptop yang menancap pada stop kontak. Seketika itu pula, Zakiya terjatuh dengan posisi masih memegang kabel. Beberapa teman kos yang mengetahui, seketika itu mencoba menolong. Namun turut tersengat aliran listrik. Tapi teman Zakiya berhasil melepaskan tangannya. Zakiyah akhirnya dibawa ke IRD RSI Jemursari untuk mendapatkan pertolongan. Namun sekitar pukul 13.45 Wib, tim dokter menyatakan Zakiya meninggal dunia. Kapolsek Wonocolo Budi Nurtjahjo mengatakan, saat diterima tim dokter kondisi Zakiya sudah tak sadarkan diri dengan luka melepuh di tangan kanan, bibir yang membiru, dan denyut nadi pada leher Zakiya juga tidak ada. "Dugaan sementara, korban meninggal akibat tersengat aliran listrik," beber Kompol Budi. Sekitar pukul 18.00 WIB, dari RSI Jemursari jenazah Zakiya langsung dibawa pulang ke Desa Silir Kecamatan Wates Kabupaten Kediri guna diserahkan ke kedua orang tuanya untuk dimakamkan. Sementara data yang didapat, Zakiyatus Shawa mahasiswi semester 1 Fakultas Syariah UIN Sunan Ampel Surabaya. Sejumlah temannya tak percaya, jika banjir kemarin merenggut nyawa korban. "Saya mengenalnya sebagai anak yang pintar dalam hal pelajaran. Dia juga mudah bergaul dengan teman-temannya di kelas," tutur Basith, teman korban, saat ditemui di IRD RSI Jemursari. n N. Bakrie

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru