SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada Juni 2018 mendatang, sejumlah persiapan untuk tahapan pilgub telah dilaksanakan, seperti yang dilakukan oleh Panwaskab Lamongan pada Rabu (29/11/2017).
Bimtek yang digelar ini seperti yang disampaikan oleh Ketua Panwaskab Lamongan, Toni Wijaya menyebutkan kalau Bimbingan Teknis (Bimtek) ini merupakan pembekalan terhadap Ketua dan anggota Panwascam untuk menghadapi seluruh tahapan dalam Pilgub Jatim.
Dikatakanya, bimtek ini difokuskan untuk materi organisasi dan penguatan kelembagaan Panwascam, pengawasan tahapan Pilgub Jatim dan Pemilu 2019.
"Selain itu juga ada materi terkait penanganan pelanggaran Pilgub dan pelanggaran pemilu 2019, serta materi terkait identifikasi potensi kerawanan pemilu dan rencana kerja pengawasan,” terangnya.
Materi bimtek ini tambah Tony, disampaikan oleh seluruh Komisioner Panwaskab Lamongan sesuai dengan divisinya masing-masing, diantaranya dirinya sendiri divisi penindakan pelanggaran, Ali Yusuf divisi Organisasi dan SDM dan Miftahul Badar divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga.
Di sisi lain dalam menghadapi Pilgub Jatim tersebut, beberapa waktu lalu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan telah melantik sebanyak 135 anggota Panitia Pemilihan Umum Kecamatan (PPK) dan sebanyak .422 anggota PPS se Kabupaten Lamongan.
Dalam pelantikan PPK tersebut, Ketua KPU Lamongan, Imam Ghozali, menegaskan anggota PPK yang baru dilantik agar mengemban amanah sesuai aturan dan tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun golongan.
“PPK dilantik hanya untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, dan bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan” tegasnya, saat pelantikan anggota PPK se-Kabupaten Lamongan yang dihadiri Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati, dan jajaran Forkopimda tersebut. jir
Editor : Redaksi