Enam Motif Tenun Ikat Khas Kediri Bakal Pukau Dhoho Street Fashion Ke-3

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, KEDIRI - Festival Tenun Ikat bakal digelar Dekranasda Kota Kediri bekerjasama dengan Pemkot Kediri. Rencananya kegiatan digelar di Taman Sekartaji Kota Kediri pada Kamis (14/12/2017) pagi. Bakal ada enam motif tenun khas Kota Kediri yang ditampilkan dalam acara Dhoho Street Fashion ke-3 tersebut. Dalam kegiatan itu, Dekranasda Kota Kediri bersama pemerintah bekerjasama dengan Didiet Maulana desainer dari IKAT Indonesia. Nantinya dalam acara tersebut Didiet juga memerkan hasil kreasinya. Ketua Dekranasda Kota Kediri, Fery Silviana Abu Bakar mengaku, festival tenun ikat digelar agar dapat mengangkat kain tradisional asal Kota Kediri semakin dikenal masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. "Kita ingin tenun ikat ini bisa digunakan dalam pakaian keseharian masyarakat. Dengan acara ini kita perkenalkan pada masyarakat, sebenarnya tenun ikat juga bisa digunakan secara santai selain acara formal," ujar Bunda Fe yang juga pencetus festival Dhoho Street Fashion. Selain desainer dari IKAT Indonesia, juga menggandeng desainer lokal asli Kota Kediri. Luxe Caesar Boutique, Azzkasim Boutique, Zalma Boutique Kediri dan Studio Craft Santi hingga desainer pelajar SMKN 3 Kota Kediri ikut memamerkan hasil kreasinya. "Dengan acaran ini kami mengharapkan dapat bermunculan desainer muda dari warga Kota Kediri. Saya berharap tenun ikat ini nantinya dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari kita," tandas istri Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar. Sementara itu, Didiet Maulana dari IKAT Indonesia mengaku kagum dengan hasil tenun ikat asal Kota Kediri. Menurutnya, hasil tenun ikat Kota Kediri berbeda dengan daerah lain. "Saya kaget ketika diminta untuk berpartisipasi dalam acara ini. Saya lihat tenun ikat disini sangat halus dengan kerapatannya, berbeda dengan daerah lain. Bahkan untuk motif di Kota Kediri sangat menarik dan para penenunnya mayoritas didominasi anak muda," ucapnya. Nantinya kolaborasi para desainer ini diharapkan dapat menghasilkan trend fashion yang berasal dari tenun ikat khas Kota Kediri. Dalam festival itu, enam motif akan dipamerkan. Motif yang bervariasi seperti motif Kuncup, Tirto Brantas, Kawung, Es lilin, Bunga dan Air diharapkan bakal menjadi motif khas Kota Kediri. "Mudah-mudahan dengan fashion show ini kain tenun ikat Kota Kediri dapat semakin dikenal masyarakat luas hingga tingkat internasional," pungkas Didiet Maulana. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru