SURABAYAPAGI.com, Gresik - Banyak warga yang merindukan kehadiran keturunan di lingkungan kekuarganya.
Tetapi disisi lain, rupanya ada juga yang justru tidak menginginkan buah hatinya hadir di tengah mereka, sehingga nekat membuang darah dagingnya itu.
Inilah yang terjadi pada pukul 01.00 Wib, Selasa dini hari (10/4/2018) di lingkungan warga rukun tetangga (RT) 02 RW 01 Kampung Manangkuli, Randu Agung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Seorang bayi mungil berjenis perempuan berat 2,9 kg, panjang 36 cm dibuang dalam kardus warna putih. Kejadian inipun membuat RT setempat, Jalan Wahidin Sudirohusodo Gang 36, geger.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut bayi pertama kali ditemukan oleh Agus Budi Wijaya, warga RT.02 RW.01. Saat itu, Agus mendengar suara ketukan pintu di depan rumahnya.
Mendengar hal tersebut, Agus menuju ke ruang tamu, dan membuka kelambu terlihat seorang perempuan. Mengendarai sepeda motor pergi ke arah barat.
Selanjutnya, Agus melihat ada kardus warna putih yang diletakkan di luar pintu. Setelah dibuka, dan dicek ternyata berisi bayi berjenis perempuan dengan berat 2,9 kilogram.
"Usua bayi sekitar semingguan. Seketika itu juga, saya dan istri melaporkan penemuan bayi ini ke Polsek Kebomas," kisah Agus, Selasa (10/4/2018).
Lilis Setyowati (36) istri Agus Budi Wijaya menuturkan, dirinya kaget saat tidur. Tiba-tiba suaminya membangunkan dirinya. Dalam benaknya, ia menduga ada maling. Namun itu, ia baru sadar ternyata ada bayi di depan rumah.
Kapolsek Kebomas Kompol Rony Edi Jusuf membenarkan adanya penemuan bayi yang dibuang didalam kardus. Saat ini bayi yang dibuang itu dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Diakui Rony, kondisi bayi baik dan sehat. Pihaknya pun langsung bergerak, dan memeriksa sejumlah saksi.
"Kita sudah minta keterangan beberapa saksi untuk pengembangan penyelidikan," ujar Kompol Rony. Mis
Editor : Redaksi