SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto menerima bantuan Coorporate Social Responsibility (CSR) pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) dari Bank Jatim Cabang Mojokerto.
Bantuan ini berupa dua unit bilik sterilisasi otomatis (BSO), dua unit tenda, dua unit blower, 10 unit Alat Pelindung Diri (APD), 35 box sarung tangan, 35 botol cairan disinfektan ukuran 5 liter, 30 box masker, 40 botol cairan hand sanitizer ukuran 1 liter serta 100 botol hand spray yang sudah terisi cairan hand sanitizer.
**foto**
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Pimpinan Bank Jatim Cabang Mojokerto Subeki kepada Bupati Mojokerto Pungkasiadi didampingi Sekdakab Herry Suwito dan OPD, Rabu (15/4) pagi di Peringgitan Rumah Dinas Bupati.
"Direksi kami memberikan sedikit bantuan. Minimal bantuan ini dapat meringankan satgas penanggulangan Covid-19," terang Subeki.
Ia menambahkan, Bank Jatim sendiri, sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Tak hanya itu, nasabah yang datang juga akan diminta mengisi data terkait histori 3 tempat yang sudah disinggahi. "Ini upaya kami untuk antisipasi penyebaran pandemi. Alhamdulillah, staf kami dalam keadaan sehat9" tegasnya.
Subeki juga menyaampaikan bahwa untuk UMKM dan masyarakat berpenghasilan informal (pedagang keliling dll) di Kabupaten Mojokerto, akan diberi relaksasi pembayaran pokok selama 1 tahun sampai 31 Maret 2021.
"Misalkan ada pinjaman ke kami yang pembayarannya ambil 3 tahun, kita kasih kelonggaran sampai 4 tahun sampai kondisi normal. Untuk yang punya siltap seperti ASN, belum ada relaksasi serupa," kata Subeki.
Bupati Pungkasiadi pada arahan mengucapkan terima kasih pada semua pihak salah satunya Bank Jatim, yang sudah ikut membantu pemerintah memerangi Covid-19.
Bupati juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mojokerto, juga telah melakukan refocusing kegiatan dan realokasi anggaran akibat pandemi Covid-19.
**foto**
"Saya terima kasih pada Bank Jatim atas bantuan ini. Saya harap sinergi ini segera membawa kita kembali ke keadaan yang normal. Bantuan ini saya terima, dan segera kami serahkan ke gugus tugas Covid-19," ungkapnya.
Petinggi Pemkab Mojokerto ini juga menjelaskan bahwa status Kabupaten Mojokerto yang sekrang merah, sudah dilakukan tracking.
"Jadi ada satu pasien positive Covid-19 yang KTP nya Kecamatan Kemlagi, tapi tinggalnya di Sidoarjo. Saat ini pasien juga tengah dirawat di RS di Sidoarjo. Namun kita tetap antisipasi dengan melacak riwayat yang bersangkutan9" ujarnya.
Bupati juga berterima kasih atas relaksasi pembayaran yang diberikan Bank Jatim pada masyarakat. "Saya juga telah menyiapkan 1 juta masker kain untuk masyarakat, dan 200 ribu masker medis untuk tenaga medis kita," pungkas Bupati dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara penyerahan. dwy
Editor : Redaksi