PSBB Tahap Dua Gresik Sektor UMKM Paling Dirugikan

surabayapagi.com
Wakil Ketua Kmisi II DPRD Gresik, M Syahrul Munir. SP/ BP

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berlangsungnya PSBB tahap dua di Gresik, sektor yang paling dirugikan adalah para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

“Perusahaan besar masih bisa recovery dengan tabungannya. Bagaimana dengan nasib Saudara-saudara pedagang kecil kita??? Mereka harus berjuang keras setiap hari, karena penghasilannya hanya untuk hari itu juga,” cetus Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir saat mengunjungi Pusat Kuliner Jajanan Desa di Desa Mojopuro Wetan, Kecamatan Bungah, Gresik, Kamis (13/5/2020).

Baca juga: Turnamen Catur dan Bazar UMKM di Wisata Sumber Air Panas Wong Pulungan Pasuruan Meriahkan HUT ISG ke-7 Tahun 2026

Lebih lanjut, politikus muda yang membidangi perekonomian dan keuangan DPRD Gresik ini menandaskan, pihaknya berharap, perpanjangan PSBB di Gresik jangan sampai menutup jalan akses perdagangan antar desa.

“Itu Konyol. Sekarang ini bukan melulu resiko kesehatan, ini sudah resiko ekonomi. Apalagi ini menghadapi Hari Raya banyak kebutuhan, tidak pegang uang, apa tidak pusing,” ungkapnya, Kamis (14/5/2020).

Baca juga: Berkah Pergantian Tahun Baru, Penjualan Arang di Pasuruan Naik Dua Kali Lipat

Syahrul, anggota dewan termuda ini juga mengajak para kawula muda untuk turut membantu desanya masing-masing agar wabah corona ini segera berakhir.

Menurutnya, peran aktif generasi muda milenial sangat dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Peraih Emas SEA Games 2025, Atlet Panjat Tebing Asal Gresik Kunjungi Tempat Latihan

“Di desa itu ada anggaran jaga keluar masuk desa melalui anggaran DD (Dana Desa) penanganan Covid-19. Tapi masalahnya, ternyata banyak yang gak mau jaga, Ayo rek, ini jaga ibadah luar biasa. Akses jalur perdagangan desa biar dibuka semua, tapi tetap terjaga,” ajak Syahrul. sb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru