SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Imbas kenaikan harga kedelai akibat melemahnya nilai tukar rupiah, para produsen tahu skala kecil di Kabupaten Trenggalek Jawa Timur mulai mengecilkan ukuran produksinya. Pasalnya, mengecilkan ukuran tahu jadi solusi bertahan. Sebab ongkos produksi telah naik tajam.
“Kalau harga dinaikkan di pasar susah, jadi jalan keluarnya ya ukuran tahunya dikurangi,” jelas Masrur, salah satu produsen tahu asal Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan, Kamis (28/05/2026).
Diketahui, untuk saat ini harga kedelai naik menjadi Rp10.500 per kg dari sebelumnya Rp 8.500. Dengan naiknya harga kedelai, bahan baku dikurangi dari sebelumnya 14 kg untuk sekali produksi menjadi 12 kg, dan itu bikin susut ukuran tahu sekitar setengah sentimeter.
Lebih lanjut, menurut Masrur, untuk sekali produksi dihasilkan 230 biji tahu mentah yang dibanderol Rp1 ribu per biji, dengan proses masak hingga 12 kali. Semua produknya dipasarkan di wilayah Pasar Bandung pada dini hari.
Masrur juga mengaku sempat mendapat keluhan dari pelanggan ketika ukuran tahu berubah lebih kecil. Namun mereka kemudian memahami kondisi kenaikan harga bahan baku.
“Awalnya memang banyak yang komplain, tapi setelah dijelaskan mereka akhirnya mengerti,” jelasnya. tr-01/dsy
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…
Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB
SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …
Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB
SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…
Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…
Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…
Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB
Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…