SURABAYAPAGI, Surabaya - Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya telah menerima Surat Pemberitahuan dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus oknum polisi nyabu. SPDP itu sebelumnya diserahkan langsung oleh penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.
Kasipidum Kejari Surabaya, Farriman Isandi Siregar menjelaskan, penyerahan SPDP tersebut sudah sejak seminggu lalu. “Iya seminggu lalu SPDPnya saja. Kalau berkasnya belum saya cek, sudah dikirim atau belum,” kata Farriman, Minggu (3/7/2020).
Baca juga: Wisnu Wardhana is Back Daftar Calon Ketua DPD Demokrat Jatim
Diketahui sebelumnya, oknum polisi nyabu berinisial Bripka AG, Bripka LF, dan Brigadir FS itu dipergoki Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sedang asyik nyabu di kamar hotel kawasan Mulyorejo, Surabaya.
Selain itu ketiganya juga terbukti melakukan pemerasan terhadap seorang pengedar sabu, kemudian menggunakan sabu hasil sitaan itu untuk pesta. Mereka saat itu ditangkap petugas ditempat yang berbeda.
Baca juga: Capaian Prabowo Dipuji, Tapi Deni Wicaksono Beri Catatan Keras soal MBG dan Kopdes
Saat dipastikan kembali kapan berkas ketiganya mulai diserahkan ke Kejari Surabaya, Farriman masih belum bisa memastikannya. “Nah itu masih belum pasti, kapan berkasnya diserahkan ke kami,” jelasnya.
Sebelumnya, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengungkapkan, proses hukum pidana ketiga oknum polisi ini masih terus berjalan. Karena para oknum polisi ini juga terbukti melanggar kode etik kepolisian.
Baca juga: Audiensi dengan Pemkot Surabaya Buntu, Ahli Waris Pertanyakan Legalitas Tanah Gereja HKBP Manyar
“Tidak ada toleransi untuk anggota yang terbukti menggunakan narkoba,” tegasnya.nbd
Editor : Mariana Setiawati