Kapolda: Masih Ada Pekerjaan Rumah, Turunkan Angka Kematian

surabayapagi.com
Gubernur Jatim Khofifah Indar parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah usai realeas masa akhir gugus tugas menjadi satgas Rabu (22/7/2020)
Surabaya Pagi, Surabaya Akhir masa Gugus Tugas menjadi Satgas Covid 19, dimana selama ini Kolaborasi efektif Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur, tangani kasus Covid-19, yang dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. Dr. M. Fadil Imran M. Si, Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Widodo Iryansyah, bersama pejabat utama dan Kabid humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu, (22/7/2020). Jumlah kasus sembuh dari covid-19 di Jatim meningkat drastis, hal ini disampaikan Ketua Gugus Kuratif Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi. Kabar tersebut tentunya menjadi kabar yang menggembirakan bagi masyarakat Jawa Timur khususnya, pasalnya dari data nasional tertanggal 21 Juli 2020, konfirmasi sembuh mencapai 10.065 (53,45%) dari kumulatif konfirmasi baru 18.828, sedangkan untuk konfirmasi dirawat 7.302 (38.8%), dan konfirmasi meninggal dunia 1.461 (7, 75%). Kapolda Jatim berpesan kepada seluruh awak media, untuk terus membantu dan mensosialisasikan edukasi kepada masyarakat. "Kita harus optimis dengan nilai kesembuhan yang diraih oleh Jawa Timur. Agar optimisme ini terus berlanjut, saya meminta teman teman wartawan bantu kita untuk sosialisasikan edukasi masyarakat, untuk berprilaku hidup bersih, dan sehat, serta terus menggelorakan protokol kesehatan dimanapun berada." Jelasnya Irjen. Pol. Dr. M. Fadil Imran M. Si, usai melakukan press conference. Kapolda juga menegaskan. "Jawa timur sudah on the right track dalam praktek menghadapi covid-19 mulai dari hulu ke hilir, banyak kekurangan yang dulu sudah kita lakukan perbaikan perbaikan dan terus kita lakukan perbaikan. Jadi angka kesembuhan yang kita raih ini juga adalah sebuah upaya kerja keras yang tidak pantang menyerah dari semua unsur, termasuk lapisan masyarakat dari hulu ke hilir, dibawah koordinasi gubernur bersama teman-teman kepala daerah kabupaten dan walikota," tegasnya. "Kita tidak akan berpuas diri, kita tidak boleh kendor, kita akan terus memperkuat bagaimana masih ada PR bagaimana menurunkan angka kematian. Ini yang sedang kami diskusikan dengan ibu (Gubernur. Red) bagaimana respon cepat kita di tingkat masyarakat, supaya cepat mendapatkan perawatan, bagaimana relaksasi rumah sakit lapangan dan rumah sakit rujukan, supaya tidak terjadi penumpukan pasien," imbuhnya Jendral bintang dua itu. Selanjutnya, di bidang edukasi publik. Kapolda terus melakukan sosialisasi dan upaya upaya penegakan hukum. "Mudah mudahan, Inpres yang sebentar lagi akan terbit ini akan memberikan ruang hukum bagi kita, untuk melakukan penegakan penegakan hukum sekaligus edukasi kepada masyarakat, agar dia bisa sehat namun dia juga bisa tetap produktif." Pungkasnya.nt

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru