SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saya melihat, pemberian penghargaan kepada Fahri Hamzah dan Fadli Zon merupakan hak prerogatif Presiden. Namun pemberian penghargaan ini banyak menimbulkan pertanyaan karena baru pertama kali untuk pimpinan DPR yang purna.
Jadi dalam situasi seperti ini, memang kondisi dunia politik akan selalu dinamis. Dalam politik, tidak ada kawan dan lawan abadi.
Baca juga: Menteri Keuangan, Disemprot Fraksi PDIP Soal Dana Rp 500 Triliun
Dalam konteks ini bisa dikatakan meminimalisor pihak oposisi. Apalagi Gerindra sudah masuk di pemerintahan dan Fahri mendirikan partai baru yang juga masih butuh pijakan.
Baca juga: Keraton Kasunanan Surakarta Ribut di Depan Menteri
Hal ini saya lihat bila langkah pemerintahan era Presiden Joko Widodo dalam merangkul Gerindra duduk di kabinet, untu mengurangi oposisi menandakan bila adanya hubungan mesra antara PDI Perjuangan dan Gerindra.
Baca juga: Peringati 40 Hari Wafatnya Pakubuwono XIII dengan Fadli Zon, KGPH Puruboyo Absen
Yah hitung-hitung untuk Pilpres tahun 2024 mendatang, dan memenuhi janji yang tertunda. byt
Editor : Moch Ilham