Tekan Angka Kemiskinan, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Tokoh Pesantren Lewat Peran Santri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto bersama Bupati Jember Muhammad Fawait (tengah) bersama perwakilan tokoh pondok pesantren di Pendapa Wahyawibawagraha Jember. SP/ JBR
Foto bersama Bupati Jember Muhammad Fawait (tengah) bersama perwakilan tokoh pondok pesantren di Pendapa Wahyawibawagraha Jember. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai upaya menekan angka kemiskinan, Bupati Jember Muhammad Fawait mengajak tokoh pesantren  bersama dengan para perwakilan pondok pesantren, termasuk para kiai, gus, dan lora se-kabupaten setempat di Pendapa Wahyawibawagraha Jember.

"Acara itu menjadi ajang konsolidasi strategis untuk mengatasi berbagai persoalan mendasar di Jember melalui penguatan peran lembaga pendidikan Islam," kata bupati yang akrab disapa Gus Fawait, Senin (16/03/2026).

Ia mengatakan pentingnya wadah komunikasi yang terstruktur antara pemerintah kabupaten dengan dunia pesantren, sehingga pihaknya berencana membentuk forum komunikasi yang dipimpin langsung oleh Kabag Kesra hingga menjangkau tingkat kecamatan bersama para camat.

Pasalnya, kasus kemiskinan terbesar di Jember berada di wilayah pedesaan, dimana pondok pesantren memiliki pengaruh dan kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat. "Oleh karena itu, pesantren dianggap sebagai mitra paling strategis untuk mengurai kemiskinan dengan menggerakkan ekonomi desa melalui peran santri dan lembaga pesantren," katanya.

Selain itu, pihaknya juga berupaya untuk mendorong santri terlibat dalam program Presiden Prabowo Subianto terkait pengembangan SMK Global agar lulusan pesantren memiliki daya saing tinggi. Dan selain isu sosial, Gus Fawait juga melihat posisi strategis Jember sebagai destinasi pendidikan pesantren bagi masyarakat luar daerah, sehingga semakin banyak santri yang menuntut ilmu di Jember, perputaran ekonomi dan serapan anggaran dari pusat (APBN) ke Jember akan semakin meningkat.

"Intinya, kami ingin menggandeng pondok-pondok pesantren untuk ikut serta mengentaskan kemiskinan dan masalah-masalah turunannya di Jember," ujarnya. jr-01/dsy

Berita Terbaru

Tingkatkan Kuota Paspor hingga 75 Persen, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Catatkan 210 Pemohon per Hari

Tingkatkan Kuota Paspor hingga 75 Persen, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Catatkan 210 Pemohon per Hari

Kamis, 16 Jul 2026 11:38 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar meningkatkan kuota pelayanan permohonan paspor harian sebesar 75 persen, yang sebelumnya 120…

Tingkatkan Efektifitas Masalah Hukum, KAI Daop 7 Madiun Jalin Kerjasama dengan Kejari Kota Madiun

Tingkatkan Efektifitas Masalah Hukum, KAI Daop 7 Madiun Jalin Kerjasama dengan Kejari Kota Madiun

Kamis, 16 Jul 2026 11:35 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun resmi jalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang…

Cegah ‘Overload’ TPA Supit Urang, Pemkot Malang Optimalisasi Pengolahan Hulu

Cegah ‘Overload’ TPA Supit Urang, Pemkot Malang Optimalisasi Pengolahan Hulu

Kamis, 16 Jul 2026 11:14 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi terjadinya overload atau kelebihan akibat beban sampah yang diolah di TPA Supit…

Tahun 2026, Pemkot Malang Upayakan 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Tahun 2026, Pemkot Malang Upayakan 109 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Kamis, 16 Jul 2026 11:06 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti masih banyak pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di lingkup Kota Malang, Jawa Timur, saat…

Kualitas Demokrasi Jawa Timur 4 Besar Nasional, Komisi A Dorong Penegakan dan Sosialisasi Perda ke Masyarakat

Kualitas Demokrasi Jawa Timur 4 Besar Nasional, Komisi A Dorong Penegakan dan Sosialisasi Perda ke Masyarakat

Kamis, 16 Jul 2026 11:03 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) untuk Provinsi Jawa Timur menunjukkan capaian yang sangat positif. Berdasarkan rilis terbaru dari …

5 Tahun Pendapatan Perumdam Kota Madiun Tak Sesuai Target, Pengamat: Jangan Sampai Salah Pilih Direksi  ‎

5 Tahun Pendapatan Perumdam Kota Madiun Tak Sesuai Target, Pengamat: Jangan Sampai Salah Pilih Direksi ‎

Kamis, 16 Jul 2026 08:43 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 08:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengamat kebijakan publik sekaligus Direktur Statistika Indonesia, Nu'man Iskandar, menyoroti kinerja Perusahaan Umum Daerah Air Min…