SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Karena aksi sosialnya menjual telur yang hasilnya digunakan untuk shodaqoh, Aipda Purnomo, seorang anggota polisi di Polres Lamongan, Jawa Timur dihadiahi umroh oleh Kapolres AKBP Harun.
Reward berangkat umroh ini diberikan langsung oleh Kapolres kepada Aipda Purnomo dihadapan peserta apel pemberian reward anggota Polres Lamongan di Mapolres pada Rabu (19/8/2020) lalu.
Baca juga: Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat
Usai mendapatkan reward berangkat umroh tersebut, pria yang masih bertugas sebagai anggota Lantas Polsek Babat itu, tidak bisa menyembunyikan rasa haru atas apresiasi dari Kapolres ini.
Karena menurutnya aksi yang di lakukan selama ini, dari awal ia niati untuk bersedekah, untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 di sekitar Babat dan Lamongan.
"Jadi kami jualan telur itu memang hasilnya sudah saya niati untuk bersedekah, dan kami sekarang dapat penghargaan tentu kami cukup senang dan terharu niat baik kami dihadiahi oleh Kapolres berangkat umroh,"ungkapnya.
Baca juga: Belum ada Progres, Komisi C Anggap Pengembang Grand Zam-Zam Residence "Balelo"
Ia tak sendirian saat berjualan telur. Purnomo mendapat bantuan dari sejumlah relawan masyarakat dan membuatnya terbantu untuk menjual telur lebih banyak.
“Kegiatan ini sangat dibantu banyak masyarakat. Terbukti banyak masyarakat membeli telur jauh lebih mahal dari harga yang kami jual, karena tahu kalau sedekah telur ini untuk membantu sesama. Ada yang ikut membantu modal jualan juga,” lanjut Purnomo.
Punomo juga mengatakan bahwa hasil Sedekah Telur Polisi sudah bisa membantu hingga 26 keluarga. Bermacam-macam bantuan telah diberikan, seperti pembangunan sejumlah kamar mandi hingga memberikan modal usaha untuk keluarga miskin.
"Alhamdulillah sudah ada 26 keluarga yang menerima per keluarga 5 kg telur ayam kampung untuk modal gratis, untung buat mereka. Kami juga bisa bedah 3 rumah, bangun 12 MCK warga miskin, memberi biaya berobat dan pendidikan untuk warga yang tidak mampu, dan belikan sepeda yatim piatu,” jelas Purnomo.
Sebelumnya, pada bulan Juli lalu, Purnomo juga mendapatkan penghargaan berupa umroh gratis juga dari Kakorlantas Mabes Polri dan Polda Jawa Timur.
Purnomo menjelaskan aksi Sedekah Telur Polisi bertujuan agar masyarakat mengetahui bahwa polri dengan pemerintah bersama-sama berupaya menanggulangi dampak dari pandemi ini.
“Alhamdulillah, selama pandemi saya memiliki kegiatan Sedekah Telur Polisi yang kami lakukan agar bisa berbagi dengan masyarakat yang terdampak secara ekonomi di sekitar Lamongan," ujarnya sambil menegaskan kalau ia sengaja membuat kegiatan ini agar masyarakat kuat dan semangat lagi meskipun di tengah pandemi. jir
Editor : Redaksi