Ratusan Pendukung Cabup, Bentrok dengan Pasukan Dalmas

surabayapagi.com
Suasana simulasi yang digelar Polres Blitar.

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Walalu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blitar masih 4 bulan lagi, tadi pagi (Sabtu 29/8) Satuan peleton Dalmass Polres Blitar melakukan pengamanan massa aksi unjuk rasa, tampak mereka terlibat bentrok dan saling dorong dengan petugas kepolisian yang sedang menjalankan tugas pengamanan, dan akhirnya Peleton Dalmas dan satu regu Polwan yang sebagai Negoisator dapat menghalau ratusan pengunjuk rasa tersebut.

Itu merupakan Simulasi pengamanan masa aksi yang di gelar Polres Blitar yang di saksikan Forkopimda Kab.Blitar, para Kapolsek dan para Kasat termasuk Ketua KPU Kabuapten Blitar Hadi Santoso. Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani Eko Prasetya S.IK mengatakan Sispamkota untuk menghadapi Pilkada (Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati) pada 9 Desember 2020 mendatang,

Baca juga: Sambut Ramadhan, Polres Blitar Gelar Bakti Kesehatan dengan Donor Darah

Simulasi ini kita gambarkan adanya kemungkinan kemungkinan adanya unjuk rasa, bahkan pencurian kotak suara kerawanan lainnya.

" Jadi kitta menggelar Simulasi Sispamkota untuk mempersiapkan secara dini untuk menghadapi Pilkada yang kurang 4 bulan ini, jadi kita sudah benar benar siap toh apa bila ada hal hal yang terjadi dan di luar prediksi keamanan," Kata AKBP.Ahmad Fanani, pada wartawan.

Baca juga: Kapolres Blitar AKBP Rivanda Silaturahmi ke Ponpes Sirojuth Tholibin

Pamen Polri yang gemar bersepeda ini menambahkan, pihaknya juga memberi perhatian khusus terhadap wilayah-wilayah yang dianggap rawan diantaranya Kecamatan Wlingi, Gandusari dan Kecamatan yang berbatasan langsung dengan wilayah kecamatan lainya.

"Daerah rawan yang menjadi perhatian kami diantaranya Kecamatan Wlingi, Gandusari dan kecamatan yang berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan lainya, pengaman ini di awali sejak pendaftaran para calon Bupati dan Wakil Bupati sampai tahapan tahapan srlanjutnya," Papar Kyai Ahmad Fanani panggilan akrab Kapolres Blitar ini.

Baca juga: Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Selain itu di simulasikan pengamanan sejak tahapan tahapan dari mulai pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati, Kampanye sampai simualsi pengamanan kotak Suara, pengamanan setiap TPS, kantor KPU, penghitungan Suara dan pengamanan pasca Pilkada. Juga simulasi di peragakan bagmgaiman pengamanan pemilih Disabilitas (tuna netra) seta di simulasikan persiapan setiap TPS dengan menggunakan Protokol kesehatan termaduk para petugas kemanankl dan petugas pelaksana Pilkada.Les

Editor : Aril Darullah

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru