SURABAYAPAGI.com, Gresik - Denyut perekonomian warga di Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, kembali menggeliat. Trate Takjil Market (TTM) Volume 4 resmi digelar dengan melibatkan 130 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Agenda tahunan ini semakin mempertegas posisi Trate sebagai salah satu pusat pengembangan UMKM di Kabupaten Gresik.
Pelaksanaan TTM tahun ini terasa lebih istimewa. Selain menghadirkan ratusan stan UMKM, panitia juga meresmikan outlet “Trate Rasa”, pusat oleh-oleh dan produk unggulan warga yang dibangun di atas lahan seluas 180 meter persegi. Fasilitas tersebut merupakan hasil dukungan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Petrokimia Gresik.
Lurah Trate, Ruli Budiman, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan TTM hingga memasuki tahun keempat tak lepas dari peran aktif Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Selama ini, Pokdarwis konsisten membina dan mendampingi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas serta daya saing produknya.
“TTM dan hadirnya Trate Rasa menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mengangkat potensi warga. Produk-produk UMKM Trate kini semakin siap bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Camat Gresik, Jalesvie Triyatmoko. Ia menilai kolaborasi antara kelurahan, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan program ini.
Menurutnya, sinergi tersebut mampu menjembatani kebutuhan pelaku usaha dengan akses pasar yang lebih terbuka.
“Program ini berdampak langsung bagi warga. Bahkan sebelum outlet rampung sepenuhnya, sudah ada pesanan dan transaksi yang berjalan. Ini menunjukkan antusiasme dan potensi yang luar biasa,” ungkapnya.
Turut hadir dalam peresmian tersebut anggota DPRD Kabupaten Gresik, Elvita Vetty dan Ricke Mayumi. Dalam sambutannya, Vetty berharap inisiatif yang dilakukan Kelurahan Trate dapat menjadi inspirasi bagi desa dan kelurahan lain dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.
“Partisipasi warga hari ini sangat tinggi. Ini menandakan ekonomi kerakyatan bisa tumbuh jika dikelola dengan kolaborasi yang baik. Harapannya, Trate bisa menjadi role model bagi wilayah lain,” tuturnya.
Dengan keterlibatan 130 UMKM serta dukungan fasilitas permanen melalui outlet Trate Rasa, Kelurahan Trate optimistis mampu menjadi sentra produk unggulan sekaligus rujukan pengembangan UMKM di Kabupaten Gresik. did
Editor : Redaksi