Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pasar Takjil Ramadhan di Kota Blitar, Jawa Timur. SP/ BLT
Ilustrasi. Pasar Takjil Ramadhan di Kota Blitar, Jawa Timur. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menyambut Bulan Ramadhan, sebanyak 270 pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil menengah turut meramaikan Pasar Takjil di Kota Blitar. Disana, tersedia berbagai aneka macam menu makanan dan minuman untuk berbuka puasa tersedia yang digelar Pemkot Blitar mulai hari ini. Ratusan pedagang telah mempersiapkan dagangan sejak pukul 15.00 WIB.

Pasar Takjil tersebut disambut antusias oleh para pengunjung yang juga tumpah ruah di sepanjang Jalan Kenanga Kota Blitar. Mereka berburu minuman dan makanan untuk buka puasa.

Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto menyebut ada sekitar 270 pedagang yang terdaftar dalam Pasar Takjil Ramadhan. Para pedagang merupakan PKL dan UMKM dari Kota Blitar. Pihaknya juga telah memanfaatkan ruas jalanan di dalam Alun - Alun Kota Blitar yang berhadapan lurus dengan Jalan Kenanga. Sehingga dapat menambah jumlah lapak pedagang pasar takjil.

"Totalnya ada sekitar 270 pedagang, baik dari PKL dan UMKM. Seluruhnya khusus pedagang warga Kota Blitar, tidak ada yang dari luar daerah. Tahun ini kami tambah dengan jalanan dalam Alun - Alun Kota Blitar yang sisi selatan. Jadi bisa menampung lebih banyak pedagang dibandingkan tahun lalu," ungkapnya, Jumat (20/02/2026).

Semenatra bagi pedagang yang tidak mendapat lapak, bisa menggunakan halaman Pasar Legi dan Pasar Loak yang tempatnya memadahi. Namun, para pedagang telah diwanti-wanti untuk menjual produk makanan dan minuman tanpa bahan berbahaya. Selain itu, juga meminta pedagang untuk menjual produk lokal dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat Ramadhan.

Diketahui, Pasar takjil akan digelar setiap hari selama puasa Ramadhan, mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB. Masyarakat dapat membeli takjil untuk berbuka puasa secara mudah. Terlebih lokasinya yang mudah dijangkau oleh warga Kota Blitar dan bisa dipilih sesuai selera. bl-01/dsy

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…