SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kota Surabaya kini kembali ke zona merah setelah sebelumnya masuk ke zona oranye. Ada 4 zona merah Covid-19 atau wilayah dengan risiko penularan tinggi di Jawa Timur. Selain Surabaya yakni Sidoarjo, Tuban dan Kabupaten Pasuruan.
Sementara itu untuk zona oranye atau wilayah dengan risiko penularan atau kenaikan kasus sedang, ada di 22 kabupaten dan kota.
Baca juga: Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar
Puluhan kabupaten dan kota itu yakni Gresik, Bondowoso, Malang, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, Nganjuk, Jombang, Blitar, Jember, Kota Madiun, Kota Probolinggo, Kota Malang, Banyuwangi, Kediri, Kabupaten Mojokerto, Bojonegoro, Trenggalek, Magetan, Bangkalan, Kota Blitar, Kota Mojokerto dan Kota Batu.
Sedangkan zona kuning atau wilayah dengan risiko kenaikan kasus rendah ada di 12 kabupaten dan kota. Yakni Ngawi, Pacitan, Kota Kediri, Madiun, Pamekasan, Tulungagung, Lamongan, Sumenep, Sampang, Ponorogo, Lumajang, dan Situbondo.
Hingga kini belum ada wilayah yang menjadi zona hijau atau wilayah yang tidak terdampak dan tidak terdapat kasus Covid-19 di Jatim.
Baca juga: Pererat Ukhuwah Islamiyah, Khofifah Bagikan Mushaf Madinah Hadiah Raja Salman di Jatim
Sebelumnya, Anggota Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jatim dr Makhyan Jibril menyebut, penentuan zonasi ini dari satgas pusat. Jibril mengatakan ada beberapa indikator yang membuat daerah berstatus zona merah, oranye hingga kuning.
"Jadi biasanya memang skor yang mengakibatkan merah itu dari 15 indikator dari pusat. Skor tertinggi di kematian, disusul penurunan kasus dari puncak dan pasien yang dirawat," papar Jibril.
Baca juga: Kapolri Janjikan Desk Ketenagakerjaan Polri Disiapkan hingga Polres
Data terakhir hingga Sabtu (29/8), jumlah kasus positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai 32.754. Sementara jumlah pasien sembuh di Jatim yakni 25.533 atau 77,96 persen.
Sedangkan pasien yang masih menjalani perawatan ada 4.898 orang atau tinggal 14,95 persen. Untuk jumlah pasien Covid-19 yang meninggal yaitu 2.323 atau 7,09 persen dari keseluruhan kasus. dsy16
Editor : Redaksi