SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Direncanakan hanya satu SMP dan satu SD yang akan dilakukan uji coba pembelajaran tatap muka di setiap Kecamatan. Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo mewacanakan SD dan SMP di Bumi Reog untuk melakukan uji coba tatap muka.
Kadindik Ponorogo, Endang Retno Wulandari mengatakan pihaknya saat ini tengah mengajukan permohonan kepada Bupati Ipong Muchlissoni untuk pelaksanaan uji coba tatap muka untuk tingkat SD dan SMP.
Baca juga: Waspada! PVMBG Temukan Potensi Longsor Masih Terjadi Di Banaran dan Talun Ponorogo
"Harus ada izin dari bupati, kemudian juga ada izin orang tua termasuk juga lembaga sekolah ini siap untuk protokol kesehatan,” katanya, Rabu (2/9/2020).
Jika masa uji coba setelah dilakukan evaluasi tidak ditemukan masalah, maka jumlah sekolah dapat ditambah secara bertahap. Untuk itu pihaknya saat ini bersama Satgas Covid-19 Kecamatan terus melakukan verifikasi sekolah mana saja yang akan ditunjuk.
Baca juga: Perkuat Akses Pendidikan, Pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Oktober 2026
Nantinya untuk jenjang SMP misal kelas 1 bisa masuk seluruhnya selama dua hari, selanjutnya bergantian untuk kelas 2 dan 3. Selain itu durasi jam pembelajaran untuk setiap pelajaran juga akan dikurangi waktunya.
"Untuk SD agar tidak berkerumun, jam istirahat kita tiadakan dan diatur jam penjemputan agar anak bisa langsung pulang ke rumah," lanjutnya.
Baca juga: Kran Lelang Dibuka, Dinkes Ponorogo Gas Obral Dua Paket Senilai Rp 6,57 M
Namun untuk jenjang Paud/TK, Retno menuturkan jika pihaknya masih harus mengevaluasi terlebih dahulu uji coba yang dilakukan pada tingkat SD dan SMP.
"Paling cepat uji coba tatap muka pada jenjang Paud/TK dapat dilakukan 2 bulan setelah uji coba pada jenjang SD-SMP tidak ada masalah," tandas Retno.
Editor : Redaksi