Sekam Padi Disulap Jadi Produk Ekspor, UMKM Binaan Polres Gresik Tembus Pasar Global

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menerima penjelasan dari Direktur Human Capital & Finance PT ABA Imanda Ratining Putri mengenai produk UMKM-nya yang sudah menembus pasar ekspor. SP/Maidid
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menerima penjelasan dari Direktur Human Capital & Finance PT ABA Imanda Ratining Putri mengenai produk UMKM-nya yang sudah menembus pasar ekspor. SP/Maidid

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Polres Gresik berhasil menunjukkan bahwa limbah pertanian dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Melalui pembinaan terhadap PT Aji Bakuh Anugrah (ABA), sekam padi yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini berubah menjadi komoditas ekspor ramah lingkungan yang diminati pasar internasional.

Perusahaan tersebut sukses memanfaatkan limbah organik menjadi dua produk unggulan, yakni bio-carbon atau arang sekam serta feedmeal untuk kebutuhan industri dan peternakan. Produk hasil olahan itu bahkan telah menembus pasar luar negeri seperti Jepang, Korea Selatan, hingga kawasan Timur Tengah.

Keberhasilan PT ABA turut mendapat perhatian saat kunjungan kerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Jawa Timur, Jumat (15/5). Dalam agenda peninjauan kesiapan pengamanan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto di Museum Marsinah, Kapolri mengapresiasi upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan jajaran kepolisian di daerah.

Kapolres Gresik Ramadhan Nasution menyampaikan bahwa peran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembinaan usaha produktif berbasis potensi lokal.

Menurutnya, pemanfaatan sekam padi menjadi produk bernilai tambah merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekonomi berkelanjutan. Limbah pertanian yang sebelumnya terbuang kini dapat dimanfaatkan menjadi biomass, bahan insulasi industri, hingga alternatif pakan ternak yang memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Selain inovasi produk, PT ABA juga dinilai mampu menjaga kualitas produksi sesuai standar internasional. Produk yang dihasilkan memenuhi spesifikasi ekspor, mulai dari kadar air, kualitas karbon, hingga kandungan nutrisi untuk kebutuhan pakan ternak.

Faktor pendukung lainnya adalah posisi strategis Gresik yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Perak. Kedekatan akses logistik tersebut mempermudah proses distribusi ekspor sehingga pengiriman produk menjadi lebih efisien dan kompetitif.

PT ABA juga telah melengkapi legalitas ekspor, termasuk Certificate of Origin (COO), guna meningkatkan kepercayaan pembeli internasional terhadap produk asal Indonesia.

Direktur Human Capital and Finance PT ABA Imanda Ratining Putri menyebutkan, meningkatnya kebutuhan produk ramah lingkungan di berbagai negara menjadi peluang besar bagi industri berbasis limbah organik.

“Limbah pertanian memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai tinggi. Kami ingin membuktikan bahwa produk lokal Indonesia mampu bersaing sekaligus mendukung ketahanan pangan dan energi global,” ujarnya.

Keberhasilan UMKM binaan Polres Gresik ini menjadi contoh bahwa inovasi daerah mampu membuka pasar dunia. Tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi, pengolahan limbah organik juga memberi dampak positif bagi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. did

Berita Terbaru

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, ​Sidoarjo - Dugaan kasus pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan me…