SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor OPD yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto Kota Blitar itu ditutup selama satu pekan karena enam aparatur sipil negara (ASN) dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar dilaporkan positif Covid-19.
Setelah mendapat laporan dokter hewan positif covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar bertindak cepat dengan melakukan rapid test massal. Hasilnya ditemukan 5 pegawai reaktif.
Baca juga: Rumah Duda 77 Tahun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta
Juru bicara Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengungkapkan keenam ASN tersebut diduga tertular dari seorang dokter hewan yang terkonfirmasi positif covid-19.
“Ada 17 orang yang di-rapid test. Hasilnya 5 orang dinyatakan reaktif. Kelima orang ini terdiri dari satu dokter hewan, dua paramedik dan dua bagian keuangan. Kelima orang ini kemudian di swab test dan hasilnya positif," ungkap Krisna Yekti, Minggu (13/9/2020).
Baca juga: Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar
Dia menambahkan, total pegawai dinas peternakan yang terpapar Covid-19 ada 6 orang. "Jadi dengan satu dokter hewan yang sudah positif sebelumnya total yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Disnakan menjadi 6 orang. Semuanya tanpa gejala," tambahnya.
Krisna Yekti menyebut, Gugus Tugas bersama Dinas Kesehatan hingga saat ini masih kesulitan melakukan tracing darimana dokter hewan tersebut tertular Covid-19. Pasalnya mobilitas dokter hewan yang pertama terpapar ini cukup tinggi.
Baca juga: Harga Telur Anjlok hingga Rp 21 Ribu per Kg, Peternak di Blitar Mulai Resah Merugi
Meski demikian, pihaknya terus melakukan penelusuran kontak erat keenam pegawai Dinas Peternakan dan Perikanan yang positif Covid-19. Gugus Tugas juga memastikan keenam pegawai yang terkonfirmasi positif telah menjalani isolasi di gedung LEC di Kecamatan Garum. Dsy15
Editor : Redaksi