Jangan Dipaksakan Tatap Muka Dulu

surabayapagi.com
Dosen Teknologi Pendidikan Unesa Dr Fajar Arianto, M.Pd

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Melihat kondisi rencana dibukanya sekolah tatap muka. Saya rasa Pemkot Surabaya jangan memaksakan lebih dulu. Karena tidak semua anak memiliki daya imun yang kuat. Mungkin perlu diperhatikan oleh sekolah dan Dinas kesehatan juga mendata anak-anak yang rentan atau anak-anak yang memiliki penyakit bawaan.

Meski begitu, perlu adanya pembatasan sosial terhadap anak dengan membatasi ruang gerak anak, terutama jenjang SMA/SMK karena selalu bergerombol.

Baca juga: Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,87 Persen pada 2025, Pemkot Fokus Kembangkan Ekraf dan Pariwisata Kota

Seperti Sekolah harus memantapkan sosialisasi protokol kesehatan untuk anak-anak dan juga orang tua.

Baca juga: Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA saat Lebaran

Dasar-dasar untuk membuka sekolah atau penerapan tatap muka di lingkungan pendidikan memang harus mendapat rekomendasi dari satuan gugus tugas.

Baca juga: Gandeng Kejati Jatim, Pemkot Surabaya Serius Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Ketiga

Kalau dari satgas harusnya zona hijau, tapi kalau sekarang selalu berubah. Perubahan-perubahan ini harus kita cermatin, sekolah harus mempersiapkan berbagai skenario untuk proses pembelajaran. Kita masih harus menyiapkan pembelajaran daring dan bila memungkinkan untuk tatap muka maka kita harus menyiapkan standart protokol kesehatan. byt

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru