SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Apel adalah salah satu buah yang paling populer di seluruh dunia. Berbagai penelitian setuju bahwa buah apel memiliki banyak manfaat menakjubkan yang baik untuk tubuh.
Faktanya buah buah ini tinggi serat, vitamin C, dan berbagai macam antioksidan. Satu buah apel diketahui mengandung 95 kalori, yang sebagian besarnya berasal dari kandungan karbohidrat di dalamnya. Meski tinggi kalori, apel merupakan buah yang bebas lemak, natrium, dan kolesterol. Buah ini juga kaya air karena 86 persen kandungan apel adalah air.
Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga
Konsumsi apel setiap hari dapat membantu meningkatkan kesehatan Anda karena kandungan serat, vitamin, fitonutrien, serta antioksidan di dalamnya. Kandungan nutrisi di dalam buah apel juga bisa mencegah dari berbagai penyakit.
Warna merah yang mendominasi sebagian besar jenis apel ternyata bukan tanpa manfaat. Warna merah ini disebabkan adanya antosianin, sejenis fitonutrien (senyawa kimia unik yang hanya terdapat pada tumbuhan) yang dapat memberikan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh.
Antosianin memiliki sifat antiradang dan antikanker. Beberapa studi yang sudah dilakukan dengan hewan menunjukkan bahwa fitonutrien dalam apel dapat membantu melindungi tubuh dari kanker paru dan kanker usus. Salah satu flavonol yang ditemukan di apel juga dapat mencegah dan mengurangi risiko terjadinya kanker pankreas.
Studi lainnya, yang diterbitkan dalam jurnal akademik Annals of Oncology menemukan bahwa rutin mengonsumsi 1 buah apel atau lebih setiap hari dapat menurunkan risiko terkena kanker kanker kolorekteral sebanyak 20 persen dan kanker payudara sebesar 18 persen. Meski begitu, masih dibutuhkan banyak penelitian lainnya untuk memastikan manfaat buah apel dalam melawan sel kanker.
Antosianin juga berperan dalam menjaga kesehatan penglihatan dan membantu mencegah penurunan fungsi saraf yang disebabkan oleh usia tua.
Antioksidan berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama karena fungsinya untuk menangkal efek buruk radikal bebas. Kita bisa mendapat radikal bebas dari sisa metabolisme dalam tubuh dan juga dari berbagai polutan yang terdapat dalam makanan, udara, bahkan sinar matahari.
Radikal bebas sendiri berbentuk dari molekul yang jumlah elektronnya tidak stabil sehingga bersifat sangat reaktif dan merusak sel sehat di sekitarnya. Sel-sel sehat yang dipengaruhi oleh radikal bebas akan menghancurkan dirinya sendiri sehingga memicu terjadinya penyakit-penyakit yang berbahaya bagi tubuh.
Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus
Antioksidan berfungsi sebagai pendonor elektron untuk menetralkan sifat reaktif dari radikal bebas sehingga mencegah rusaknya sel.
Menurut penelitian yang dilakukan di Food Science and Toxicology Department Ithaca New York, antioksidan yang terdapat dalam satu buah apel setara dengan antioksidan yang terdapat dalam 1500 mg vitamin C. Makanlah apel bersama kulitnya, karena kebanyakan antioksidan yang terdapat pada apel berada di kulitnya. Dsy5
Editor : Redaksi