SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Terseret arus sungai sepanjang 4 kilometer, Muhammad Ilmi Ibrahim (10) bocah kelas 3 SD ditemukan tewas, Senin (23/11).
Baca juga: Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Kejari Tahan Kabag Keuangan Sekwan
Kapolsek Babadan, Iptu Yudi Kristiawan mengatakan korban bersama 3 temannya mandi di Sungai Sebumbung yang berada di Desa Kadipaten, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.
Sebelum kejadian, keempat bocah itu sudah diperingatkan oleh warga yang mencari pasir, namun himbauan tersebut tak digubris oleh korban.
Saat air sungai dari atas menerjang, korban yang posisinya berada di tengah ikut hanyut terseret arus sungai. Sementara 3 temannya yang berada di pinggir sungai berhasil diselamatkan warga.
Baca juga: Harga Kacang Tanah di Pasar Legi Ponorogo Naik hingga Rp45 Ribu per Kg
“Penambang pasir hanya bisa menyelamatkan yang dipinggir. Korban kemudian hanyut,” katanya.
Atas kejadian itu, warga langsung melapor ke Polisi.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari polisi, BPBD dan TNI melakukan pencarian korban. Tubuh korban akhirnya berhasil ditemukan sejauh 4 kilometer dari lokasi korban terseret.
Baca juga: Tidak Ada Angin dan Hujan, Rumah Lansia di Ponorogo Tiba-tiba Ambruk
Sayang, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Pada tubuh korban juga ditemukan luka di bagian kepala.
Editor : Moch Ilham