SURABAYAPAGI, Surabaya - Jumlah penumpang kapal laut di pelabuhan Tanjung Perak mengalami penurunan drastis selama masa pandemi.
Hal ini disampaikan salah satu petugas pelabuhan terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Tanjung Perak, Anam Yuniar kepada wartawan Surabaya Pagi, Minggu (13/12/2020).
Baca juga: Libur Idul Adha 1445 H: 21 Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun Daop 8 Surabaya
"Sangat berkurang, angkanya itu sampai 70 persen," kata Anam Yuniar.
Sebelum pandemi kata Anam, satu kapal bisa mengangkut 2000 hingga 3000 penumpang. Namun pasca pandemi, satu kapal hanya dapat mengangkut 200 hingga 300 penumpang saja.
"Hari raya kemarin malah pelabuhan tutup, tidak ada (kapal) yang berangkat," jelasnya.
Meski begitu, memasuki bulan Desember arus penumpang di pelabuhan Tanjung Perak mulai sedikit membaik. Hanya saja peningkatannya tidak begitu signifikan.
Baca juga: H-7 Lebaran 2024: Pemudik di Pelabuhan Tanjung Perak Melonjak Drastis dibandingkan 2023
Hal ini juga dibenarkan oleh Manajer Operasional Lapangan Pelindo 3 Surabaya, Ahmad Abidin. Menurutnya memasuki kuartal III, arus penumpang mulai meningkat di angka 7 persen.
"Terutama untuk rute ke wilayah Indonesia timur seperti Makasar, Manado, Bau Bau dan Maluku," kata Ahmad Abidin
Diharapkan, peningkatan arus penumpang dapat terus bertahan hingga memasuki tahun 2021.
Baca juga: Jelang MPLS 2023, SMP Tenggilis Jaya Surabaya Hanya Punya 1 Siswa
"Harapannya peningkatan bulan Januari 2021 bisa mencapai 25 persen,” ujarnya berharap
Peningkatan ini juga dipicu dengan adanya harga rapid tes yang terjangkau dan dilonggarkannya syarat bagi penumpang yang akan berangkat ke wilayah zona hijau.Sem
Editor : Mariana Setiawati