SURABAYAPAGI, Surabaya - Serangan virus Covid-19 di tahun 2020, tidak menjadi halangan bagi Bea Cukai Tanjung Perak dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Hal ini dapat dilihat dari capaian indeks kepuasan pengguna jasa bea cukai di tahun 2020 yang menyentuh angka 4,46 dari skala 5,00.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Harga Komoditas Cabai Rawit-Bawang Merah di Surabaya Meroket
"Ini dapat tercapai atas usaha bersama, serta sejumlah gebrakan layanan inovatif yang kami lakukan," kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Tanjung Perak, Senin (14/12/2020).
Sebagai informasi, angka kepuasan pengguna jasa bea cukai tahun 2019 berada di angka 4,08.
Baca juga: Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata
Di tahun 2020, bea cukai Tanjung Perak menerapkan sistem berbasis daring atau online. Hal inilah yang mempermudah para pengguna jasa dalam mengakses informasi ataupun pengurusan dokumen.
"Ada layanan tarif bea masuk dengan menggunakan elektronik form (e form-E)," katanya seraya menambahkan "Jadi (pengguna) lebih mudah"
Baca juga: Polemik Batasan Wilyah RW di Dukuh Menanggal, Komisi A Tegaskan Jangan Ada Penguasaan Jalan Umum
Tak hanya itu, pihak bea cukai Tanjung Perak juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat seputar kepabeanan.
"Kita sebutnya kelas kepabeanan. Jadi masyarakat tahu layanan apa yang ada di bea cukai. Kelasnya pun dilakukan secara online dan semuanya gratis," pungkasnya.sem
Editor : Mariana Setiawati