Awal Tahun 2021, Kota Batu Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

surabayapagi.com
Tanah longsor di Jalur Lintas Barat Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. SP/ JT

SURABAYAPAGI.com, Batu - Membuka tahun baru 2021 Kota Batu disambut dengan derasnya hujan hingga mengakibatkan banjir lumpur dan longsor. Akibat kejadian tersebut sudah ada sebanyak dua desa di Kota Batu, yaitu Desa Mojorejo dan Desa Oro-Oro Ombo yang ditimpa tanah longsor, Minggu (3/1/2021).

Menurut informasi yang dihimpun, tanah longsor tersebut ada di Jalur Lintas Barat Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Yang terlihat cukup parah dan membahayakan pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut.

Baca juga: Diterjang Banjir dan Angin Kencang, BPBD Situbondo Catat Ribuan Rumah Warga Terdampak

Selain itu, menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu bahwa  longsor tersebut terjadi karena plengsengan teknis dengan diameter panjang 25 meter (m), lebar 1 m dan tinggi 10 m, tidak mampu menahan beban resapan air sehingga mengalami ambrol. 

Material longsor sebagian menutupi saluran drainase dan bahu jalan. “Kedua tanah longsor ini terjadi karena hujan di Kota Batu dengan intensitas tinggi,” ungkapnya.

Baca juga: Antisipasi Banjir saat Lebaran, DPRD Minta Pemkot Audit Rumah Pompa

Menanggapi peristiwa tersebut, tim BPBD Kota Batu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Agen Bencana Provinsi Jatim, Garda Relawan dan warga pun langsung memasang garis pembatas. Sekaligus melakukan pembersihan material longsor hingga malam hari.

Sedangkan untuk tanah longsor lainnya terjadi di Jalan Mojoasri Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo. Hanya saja tanah longsor di sana yang ambrol adalah plengsengan non teknis dan rumpun bambu longsor. Dengan diameter panjang 15 m, lebar 5 m dan tinggi 15 m serta material longsoran sebagian menutupi sungai.

Baca juga: Pelajar 15 Tahun di Kota Batu Tewas Tertabrak Pikap

“Kerusakan atau kerugian pada plengsengan non teknis dan rumpun bambu,” ujar Agung yang juga mengatakan, upaya yang dilakukan dengan pemasangan garis pembatas. Dsy12

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru