Dispendukcapil Siola Batasi Peserta Layanan 160 Orang Per Hari

surabayapagi.com
Caption : Suasana Pelayanan Dispenduk Capil Siola Lantai 7. SP/ RIA SUKMA SARI

SURABAYAPAGI, Surabaya - Siola yang sejak 2015 oleh Tri Rismaharini dialihfungsikan dari yang semula hanya sebagai pusat perbelanjaan menjadi museum, kemudian pada tahun 2017 gedung tersebut menjadi unit pelayanan satu atap (UPTSA) oleh pemkot surabaya.

Pasca libur panjang natal dan tahun baru, UPTSA di gedung siola sudah kembali membuka semua pelayanannya pada hari ini, Senin (04/01/2021). 

Baca juga: Geliat Ekonomi Kreatif, SKG Siola Siap Jadi Magnet Belanja Delegasi APEKSI 2025

Menurut Septian, Linmas keamanan gedung siola yang bertugas di lantai 3 menginformasikan bahwa kunjungan masyarakat ke UPTSA paling banyak adalah di hari Senin dan Selasa, selebihnya normal. 

"Lonjakan pengunjung pelayanan paling banyak di hari senin dan selasa. hari rabu sampai sabtu tidak sebanyak di hari senin atau selasa, apalagi hari sabtu layanan dibuka hanya selama setengah hari," jelasnya

Baca juga: Simulasi Penanganan Darurat Bencana di MPP Siola, Pemkot Surabaya Tampilkan Upaya Percepatan

Kurniawan Ari Utomo, Konselor Pelayanan Dispendukcapil, menginformasikan adanya pembatasan pengunjung pasca pandemi. Dalam satu hari dibatasi 160 orang pengunjung untuk pelayanan. 

"terkait pelayanan pasca pandemi pembatasan itu ada, satu hari 130 pengunjung yang kami layani dan sisanya kami arahkan masyarakat ke online. Tapi tetap ada saja yang kurang mengerti online khususnya yang paruh baya jadi kita layani disini," jelas Ari kepada Surabaya Pagi, Senin (04/01/2021)

Baca juga: Di Lamongan Penyimpanan Dokumen Kependudukan via Digital Baru Sasar ASN

Reni (21), salah satu pengunjung yang mengurus KTP di dispendukcapil siola diarahkan petugas untuk mengambil no antrian secara online  dikarenakan belum pernah mendaftar KTP sama sekali.

"Iya tadi saya mau ngurus tapi disuruh buka website untuk ambil no antrian online, saya belum sempat mengurus KTP," Tuturnya sambil tersenyum.ria

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru