Di Lamongan Penyimpanan Dokumen Kependudukan via Digital Baru Sasar ASN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Layanan kependudukan dengan jemput bola seperti ini akan terus dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. SP/DOK
Layanan kependudukan dengan jemput bola seperti ini akan terus dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. SP/DOK

i

Warga Mayoritas Masih Menyimpan Dokumen Fisik Belum Mengetahui Adanya Aplikasi IKD

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau informasi elektronik yang digunakan untuk menyimpan dokumen kependudukan di Lamongan, baru menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab setempat, itupun masih belum semuanya tersasar aplikasi IKD.

Aplikasi IKD seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lamongan, A. Edwyn Anedi adalah layanan digital yang dapat langsung di download oleh masyarakat, melalui PlayStore pada smartphone berbasis android.

 

                    A. Edwyn Anedi

"Aplikasi IKD ini digunakan untuk merepresentasikan dokumen kependudukan, dan data balikan dalam aplikasi digital melalui gawai yang menampilkan data pribadi sebagai identitas yang bersangkutan," ujarnya Edwyn panggilan akrabnya, Kamis (20/7/2023). 

Disebutkannya olehnya, dengan memiliki  KTP-el, email dan memiliki smartphone berbasis android, masyarakat bisa mendapatkan inovasi dan layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) ini, masyarakat tidak perlu lagi menyimpan kartu tanda pengenal dalam bentuk fisik, karena identitas kependudukannya sudah tersimpan di handphonenya masing-masing, dan setiap saat bisa dipakai kapan saja.

"Jadi kalau dokumen kependudukan itu dibutuhkan suatu saat dalam keperluan administrasi masyarakat cukup membuka aplikasi IKD di handphone nya, dokumen akan bisa keluar sesuai, dengan cukup hanya menunjukkan quick response (QR) code yang ada dalam aplikasi Identitas Kependudukan Digital untuk keperluan administrasi bisa keluar," ungkapnya. 

Selain itu, kode QR yang dibagikan pun selalu berubah-ubah dan hanya berlaku selama 90 detik sehingga lebih aman. Untuk bisa mendapatkan aplikasi IKD itu masyarakat bisa download melalui PlayStore pada smartphone berbasis android, 

Setelah berhasil mendownload aplikasi IKD itu, masyarakat bisa menghubungi kantor Kecamatan atau langsung datang ke Kantor Dinas  Kependudukan dan Pencatatan Sipil, untuk keperluan memasukan melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)  yang akan dipandu oleh admin.

Di Lamongan lanjutnya, sementara ini baru menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lamongan, dan akan terus bergerak dan menyasar ASN yang belum, karena dari data yang ada masih cukup banyak ASN yang belum mempunyai IKD di handphonenya.

Apalagi di tahun 2023 ini, pihaknya ada target warga Lamongan setidaknya adalah 25 persen atau 250 ribu orang dari jumlah perekaman, yang setidaknya sudah mempunyai aplikasi IKD untuk menyimpan data kependudukan di handphone.

"Perekaman KTP berjumlah kurang lebih 1 juta penduduk, kalau 25 persen nya pada tahun 2023 ini setidaknya harus sudah memanfaatkan layanan IKD di handphone nya masing-masing," terangnya.

Untuk memenuhi itu, pihaknya akan terus melakukan upaya jemput bola, meningkatkan kerjasama dengan stakeholder, mulai kampus, komunitas, ormas, pemerintah maupun non pemerintahan, TNI/ Polri hingga langsung datang dan menyasar masyarakat di desa-desa dengan menggelar layanan terpadu bekerjasama dengan dinas-dinas yang lain. jir

Berita Terbaru

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 7 Madiun Berhasil Amankan Barang Tertinggal Senilai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun kepada penumpang KA, tidak perlu khawatir jika barang barang miliknya tertinggal di kereta…

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Talud Dermaga Telaga Ngebel Ambles hingga 15 Meter, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Juta

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

Senin, 06 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini hujan deras disertai angin kerap melanda daerah Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Ponorogo yang mengakibatkan…

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Jelang UTBK 2026, Pelajar Kota Madiun Pilih Intensif Latihan Soal dan Tinggalkan SKS

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebentar lagi para pelajar di setiap sudut Kota Madiun akan bersiap menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang…

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Jawa Timur semakin mudah melalui "jemput bola", dimana…