Tenaga Kesehatan Lansia di Surabaya Sudah Divaksinasi Covid-19

surabayapagi.com
Vaksinasi nakes lansia mulai dilakukan hari ini SP/DECOM

SURABAYAPAGI.com. Surabaya – Surabaya mulai melakukan vaksinasi Covid-19 untuk beberapa tenaga kesehatan lansia, Senin (8/2/2021). Vaksinasi untuk tenaga kesehatan dilaksanakan di beberapa rumah sakit Surabaya.

Prof Dr dr Bambang Priambodo SpB SpOT(K), sepesialis orthopedic RSHU, mengaku tidak merasakan apa-apa setelah divaksin. Dokter berusia 72 tahun itu mengatakan sebelum divaksin sudah melakukan swab dan mengajar offline soal orthopedi.

Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli

"Saya sudah pengen (Divaksin) dari lama. Dan saya ditelepon RS, saya semangat untuk vaksin," ungkapnya, Senin (8/2/2021).

dr Bambang mengungkapkan setuju jika lansia harus diutamakan dalam vaksinasi. Hal tersebut karena resiko virus masuk ke lansia cukup besar.

"Yang tua harusnya didulukan, supaya lebih safe. Nakes diutamakan, tua juga diutamakan. Vaksin bukan segala-galanya, meskipun divaksin harus tetap menjaga diri, prokes harus diutamakan," jelasnya.

Febriadhitya Prajatara, Kabag Humas Pemkot Surabaya, mengatakan ada tiga rumah sakit yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 pada tenaga kesehatan lansia.

Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan

"Ada RS Premier, RSHU, RS Putri. Sebisa mungkin di masing-masing RS melakukan vaksin," kata Febri, Senin (8/2/2021).

Febri menuturkan jumlah tenaga kesehatan lansia di Surabaya ini ada sekitar 1.500 orang. Akan tetapi Febri mengatakan jika tidak bisa semua nakes lansia bisa mendapatkan vaksin, tergantung hasil screening.

"Kan kemarin ada sisa, nah itu yang diberikan kepada nakes lansia untuk divaksin," ujarnya.

Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Febria Rachmanita, menjelaskan jika sebelumnya Pemkot Surabaya berencana memberikan vaksin Covid-19 kepada lansia 60 tahun ke atas pada tahap dua.

 "Target kita tahap kedua dosis satu itu kan petugas pelayanan publik, TNI, Polri, OPD, wartawan, lansia. Tadinya awal lansia tahap 3, tapi ternyata kok masuk tahap 2," kata Fenny sapaan akrabnya, Senin (8/2/2021). Arb10

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru