SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi didominasi oleh Kecamatan Sidoarjo Kota yakni ODHIV Hidup yakni 504 penderita dengan grand total 548 penderita yang terakumulasi data dari 4 Puskemas yang ada di tengah wilayah kota, Puskemas Sidoarjo, Puskesmas Sekardangan, Puskesmas Urangagung 1 dan Puskesmas Urangagung 2.
Sedangkan angka tertinggi kedua yakni Kecamatan Candi penderita ODHIV Hidup sebanyak 329 dengan grand total 362. Selanjutnya berturutan di duduki oleh Kecamatan Krian dengan grand total penderita 295 dan Kecamatan Taman 286.
Sedangkan Kecamatan Porong 261. Sedangkan kecamatan dengan angka terkecil penderita ODHIV Hidup yakni Kecamatan Tarik, hanya 116 penderita dengan grand total 133 penderita.
Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (Aids) di Sidoarjo mengalami kenaikan signifikan. Dalam kurun waktu 4 bulan terdeteksi sekitar 200 kasus baru HIV-AIDS di Sidoarjo, atau pada per Desember 2025 tercatat 6.914 kasus telah meningkat menjadi 7.129 kasus per April 2026.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya menekan penyebaran melalui deteksi dini, penyuluhan dan pengobatan.
Melalui, giat pencegahan, skrining rutin terhadap populasi berisiko tinggi yang melibatkan 31 Puskemas di seluruh wilayah Sidoarjo.
“Dinas Kesehatan memperluas jangkauan layanan terkait HIV. Kabupaten Sidoarjo menyediakan layanan komprehensif mulai dari pencegahan, pemeriksaan, hingga pengobatan,” ujarnya.
dr. Hinu Tri Sulistijorini Ririn, MMRS Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, mengatakan resiko penularan HIV hanya lewat 3 cairan yakni cairan darah sperma dan cairan vagina, "Jadi apabila bersentuhan, ibersalaman, makan satu piring juga tidak akan tertular" Paparnya.
Selanjutnya, dokter yang pernah menjabat Kapuskesmas Porong ini sangat mendukung komunitas Paguyuban Remaja Peduli Aids Kabupaten Sidoarjo (PARPAS) untuk turun bersama menanggulangi kenaikan penderita HIV Aids di Sidoarjo, " Kami kolaborasikan tentunya para relawan PARPAS silakan berkunjung ke Dinkes Sidoarjo, nanti kita koordinasi dengan 31 Puskesmas yang selama ini sudah lama bergerak di elemen masyarakat dan di sekolah sekolah wilayah Sidoarjo" tandasnya. hdk
Editor : Redaksi