Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan mencakup semua kelompok usia (dari bayi baru lahir hingga lansia). Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan siklus hidup, seperti pemeriksaan tumbuh kembang anak hingga skrining penyakit metabolik (diabetes, hipertensi dan obesitas) untuk dewasa dan lansia. 

drg. Firmanni Finishia PIC di dampingi Candra Setyaningtiyas Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas Sidoarjo, mengatakan target kegiatan CKG yang dilakukan Puskesmas Sidoarjo 52 persen dari jumlah penduduk, "Bila penduduknya diperkirakan 104 ribu itu berarti sekitar 60 ribu lebih yang harus di CKG dalam setahun" Tandas Candra Setyaningtiyas.

Lebih lanjut juga disebutkan sasaran CJG ini adalah siklus hidup mulai dari bayi lahir, balita, anak prasekolah TK, anak sekolah dan remaja kemudian dewasa usia produktif, lansia dan ibu hamil.

"Kalau ibu hamil lokasi CKGnya di puskesmas bersamaan dengan kontrol kesehatan kehamilan dan bayi baru lahir CKGnya dilakukan dengan jejaring rumah sakit dan bersalin (RB)." Tambahnya.

Sedangkan CKG untuk anak balita, Puskesmas Sidoarjo bekerjasama dengan Posyandu, sedikitnya ada 82 Posyandu yang ada di 7 kelurahan dan 2 desa diTK Kecamatan Sidoarjo. Sementara itu untuk kelompok umur lansia juga dilayani di Posyandu selain di Puskesmas Sidoarjo.

"Jadi pengertiannya Posyandu saat ini sudah mampu melayani CKG seluruh siklus hidup, mulai dari bayi, kakaknya usia sekolah, dewasa ibunya dan lansia mampu ditangani secara maksimal di Posyandu." Papar Candra.

Kemudian CKG untuk kelompok usia pra sekolah dan sekolah, Puskesmas Sidoarjo juga gencar melakukan road show disekolah 72 TK dan PAUD, ditambah lagi di sekolah SD, SMP, SMA, SMK dan Pondok Pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Sidoarjo Kota. "Seperti yang sudah dilakukan ada SMK yang anak didiknya 700 hingga siswa maka tim CKG puskesmas sampai 2 hari untuk menuntas cek kesehatan di sekolah tersebut" Tambah dr. Firmanni.

CKG Komunitas

Demi memenuhi target tahun ini CKG ada program terbaru yakni tim CKG Sidoarjo berkerja sama dengan desa serta kader kesehatan untuk mengadakan CKG untuk jamaah di masjid, seperti yang telah dilakukan CKG di Masjid Kelurahan Sidokare.

"Sasarannya Bapak bapakgegetg kelompok umur dewasa jamaah Masjid yang jarang datang di Posyandu." Ungkapnya.

Kemudian untuk memenuhi target 52 persen Tim CKG juga mennyasar komunitas senam setiap Minggu di desa dan kelurahan dan komunitas hidup sehat di Car Free Day Alun alun Sidoarjo setiap Minggu.

"Pokoknya ada setiap momentum keramaian dan kumpul kumpul tim CKG berupaya untuk hadir di tengah komunitas, seperti komunitas wali murid atau komite sekolah mengadakan kegiatan tim CKG berupaya hadir untuk memberikan pemeriksaan kesehatan." Paparnya.

Kegiatan CKG Puskesmas Sidoarjo terlaksana di internal puskesmas dan eksternal dilapangan sejumlah titik strategis, mulai dari event sekolah, posyandu, desa dan kelurahan, event CFD, komunitas senam, hingga institusi lingkungan kerja serta tempat ibadah, termasuk di Masjid.

Tujuannya mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya deteksi dini PTM.

“Kami ingin masyarakat semakin peduli terhadap kesehatannya sendiri," katanya.

Melalui program CKG ini, Puskesmas Sidoarjo berharap dapat membantu masyarakat mengenali potensi risiko kesehatan sejak dini serta mendorong warga untuk rutin memeriksakan kondisi tubuhnya. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka kasus penyakit tidak menular dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat serta produktif.  Hdk/Hik

Tag :

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…