Surabaya Pagi - DPRD Jawa Timur bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta Forkopimda Jawa Timur mengikuti istighotsah dan doa bersama memohon keselamatan bangsa dari Covid-19 dan bencana. Dalam doa bersama yang digelar terbatas dan Virtual itu juga diikuti seluruh pimpinan DPRD Jatim, Ketua Fraksi dan Komisi.
Hadir juga KH Miftachul Achyar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, ketua MUI Jatim KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah dan Prof H Biyanto sekretaris PW Muhammadiyah Jatim.
Kusnadi ketua DPRD Jatim menyampaikan, dilandasi kesedihan adanya bencana baik alam, maupun bencana sosial, seluruh warga Jatim termasuk pemerintah pemprov Jatim memohon perlindungan pada Allah SWT. Dengan menggelar istighotsah dan doa bersama. "Kegiatan ini bisa diikuti secara daring, melalui televisi. Kota bersama sama berdoa untuk memanjatkan memohon keselamatan. Semoga mengabulkan segala harapan warga Jawa Timur," terang Kusnadi didampingi Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad, Anik Maslachah dan Sahat T Simanjuntak.
Kusnadi menegaskan, berbagai upaya sudah dilakukan untuk menjaga warga Jawa Timur dari pandemi Covid-19, termasuk menjaga wilayah Jawa Timur dari bencana alam yang selama ini terjadi. "Kita memohon agar bencana ini segera usai, dan kehidupan masyarakat bisa kembali normal," tegas Kusnadi.
Istighotsah dipimpin Gus Muhammad Nailurrohman, Pengasuh Ponpes Salafiyah Bayt Al-hikmah, Kota Pasuruan. Diikuti dengan tausyiah dari KH Mutawakil Alalallah, lalu ditutup dengan doa dari KH Miftachul Ahyar dan KH Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jatim. rko
Hadir juga KH Miftachul Achyar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, ketua MUI Jatim KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah dan Prof H Biyanto sekretaris PW Muhammadiyah Jatim.
Kusnadi ketua DPRD Jatim menyampaikan, dilandasi kesedihan adanya bencana baik alam, maupun bencana sosial, seluruh warga Jatim termasuk pemerintah pemprov Jatim memohon perlindungan pada Allah SWT. Dengan menggelar istighotsah dan doa bersama. "Kegiatan ini bisa diikuti secara daring, melalui televisi. Kota bersama sama berdoa untuk memanjatkan memohon keselamatan. Semoga mengabulkan segala harapan warga Jawa Timur," terang Kusnadi didampingi Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad, Anik Maslachah dan Sahat T Simanjuntak.
Kusnadi menegaskan, berbagai upaya sudah dilakukan untuk menjaga warga Jawa Timur dari pandemi Covid-19, termasuk menjaga wilayah Jawa Timur dari bencana alam yang selama ini terjadi. "Kita memohon agar bencana ini segera usai, dan kehidupan masyarakat bisa kembali normal," tegas Kusnadi.
Istighotsah dipimpin Gus Muhammad Nailurrohman, Pengasuh Ponpes Salafiyah Bayt Al-hikmah, Kota Pasuruan. Diikuti dengan tausyiah dari KH Mutawakil Alalallah, lalu ditutup dengan doa dari KH Miftachul Ahyar dan KH Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jatim. rko
Editor : Redaksi