Distribusi Barang di Pelindo III Selama 2020 Capai 284 Juta GT

surabayapagi.com
Caption: Aktivitas bongkar muat arus barang di terminal Berlian. SP/Sem

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Arus distribusi barang di Pelindo III selama tahun 2020 menunjukan angka positif.

Direktur Utama Pelindo III melalui VP Corporate Communications Pelindo III R. Suryo Khasabu menyampaikan, kunjungan kapal pada tahun 2020 mencapai 284 juta gross tonnage (GT) atau sekitar 98 persen.

Baca juga: Sengketa Kakek Wawan dan Pelindo, Ketua Komisi A Tegaskan Tidak Ada Kaitanya dengan Program MBG

"Kegiatan distribusi barang di Pelindo III menggunakan jalur laut tetap berjalan lancar walaupun ada pandemi covid-19," kata Suryo Khasabu saat dihubungi melalui saluran telepon, Jumat (19/02/2021).

Terkait kinerja operasional Pelindo III kata Suryo, sepanjang tahun 2020 mencapai 65 juta ton atau 95 persen dari target. Untuk barang kemasan mencapai 2,7 juta M3 atau sekitar 117 persen dari target. Sementata untuk arus distribusi gas tercatat sebanyak 11,5 juta MMBTU atau 102 persen dari target.

"Jadi selama tahun 2020, kinerja operasional Pelindo III menunjukan angka yang positif," ucapnya

Musabab pencapaian tersebut adalah adanya penerapan sistem yang berbasiskan teknologi. Disamping itu, 5 prioritas sebagai pedoman yang telah ditetapkan kementerian BUMN pun diperhatikan.

Baca juga: Tim Pemadam Kebakaran Cepat Bertindak, Kapal Verizon Segera Beroperasi Normal

Adapun 5 prioritas tersebut diantaranya adalah prioritas Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia, Inovasi Model Bisnis, Kepemimpinan Teknologi, Peningkatan Investasi, dan Pengembangan Talenta.

"Penggunaan teknologi selain memudahkan pengguna jasa juga dapat meminimalkan kontak langsung sehingga mengurangi risiko tertular covid-19 di masa pandemi ini," katanya

Selain itu adanya sejumlah insentif dan kebijakan yang mengedepankan manfaat tanpa melihat sisi keuntungan bisnis pun dilakukan oleh perusahaan plat merah ini.

Baca juga: Bangun Instalasi Karantina Hewan untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Salah satu contohnya adalah memperpanjang masa penumpukan petikemas ekspor dan impor dari semula 3 hari menjadi 7 hari. 

"Petikemas ekspor dapat masuk ke terminal 5 hari sebelum kedatangan kapal dari sebelumnya 3 hari sebelum kapal datang. Juga diskon tarif terminal handling charge (THC) sebesar 35 persen bagi petikemas transhipment," jelasnya

Suryo berharap tahun 2021, kinerja operasional Pelindo III dapat terus dipertahankan sehingga dapat membantu pemerintah dalam memperbaiki perekonomian nasional.sem

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru