Puluhan Wartawan di Magetan Disuntik Vaksin Sinovac

surabayapagi.com
Salah satu wartawan di Kabupaten Magetan saat disuntik vaksin Covid-19. SP/ Diskominfo Magetan

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebanyak 31 wartawan yang bertugas di Kabupaten Magetan disuntik vaksin Sinovac di Kantor Diskominfo Magetan. Prioritas vaksinasi bagi wartawan ini dikarenakan wartawan adalah salah satu profesi yang beresiko terpapar Covid-19, karena selalu berada publik. Ini merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap insan pers.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Magetan Noorbianto mengatakan, wartawan yang telah menerima vaksin dapat menjadi media sosialisasi langsung kepada publik terkait vaksin. Agar publik tidak gampang menerima informasi menyesatkan terkait vaksin tersebut.

Baca juga: Siap Dibangun, Lahan Sekolah Rakyat Tahap III Magetan Masih Ditanami Tebu

“Selama ini teman-teman awak media masih bekerja di lapangan dan bertemu banyak orang. Pemberian suntikan ini diharapkan bisa meningkatkan imunitas mereka terhadap Covid-19. Masyarakat tidak usah takut divaksin. Para awak media yang hari ini divaksin bisa menjadi contoh bahwa suntikan ini aman,” jelasnya, Senin (1/3/2021).

Setelah menjalani vaksinasi, para awak media tidak langsung meninggalkan lokasi vaksinasi. Mereka menjalani observasi selama 30 menit untuk melihat efek dari penyuntikan. Setelah masa observasi selesai, mereka baru diperbolehkan pulang.

Baca juga: Tertekan Musim Giling 2026, Petani Tebu di Magetan Keluhkan Lonjakan Biaya Produksi

Di lain sisi, menurut Plt Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan, Iswahyudi Yulianto menuturkan bahwa vaksinasi Covid-19 bagi wartawan tidak hanya bertujuan untuk melindungi awak media. Tetapi, juga masyarakat secara umum.

“Wartawan memiliki mobilitas tinggi tugasnya meliput, mulai dari pejabat hingga masyarakat. Dengan diberikan vaksin, dia akan turut melindungi orang-orang di sekitarnya,” terangnya.

Baca juga: Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Ia pun berpesan meski sudah mendapatkan vaksinasi, seluruh peserta wajib untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. “Prokes tetap yang utama. Apalagi di masa PPKM mikro ini saya harap semua bisa mematuhi aturan. Jaga diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar,” pungkasnya. Dsy6

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru