Empat Titik Perbatasan Ponorogo akan Disediakan GeNose

surabayapagi.com
Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita saat memberikan keterangan.

 

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo - Megantisipasi masyarakat mudik pada idul fitri 2021 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo berencana menyediakan GeNose C19 di empat titik perbatasan Kabupaten Ponorogo.

Baca juga: Sambut Rangkaian Grebeg Suro 2026, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp500 Juta

Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan, meski pemerintah telah memastikan melarang warga untuk mudik, tetap tidak menutup kemungkinan masih akan ada saja masyarakat yang membandel dengan nekad mudik ke kampung halaman.

Oleh karenanya, untuk mengantisipasi pemudik membawa virus covid, Pemkab akan menyediakan alat pendeteksi GeNose C19.

"Akan kami siapkan GeNose di empat titik. Kami tidak ingin pemudik datang ke Ponorogo membawa virus Covid-19," kata Lisdyarita, Minggu (18/4/2021).

Empat titik penyekatan yang akan didirikan bersama Polres Ponorogo antara lain di perbatasan Ponorogo-Trenggalek, Ponorogo-Pacitan, dan Ponorogo-Madiun, serta Ponorogo-Wonogiri, Jawa Tengah.

Baca juga: Pemkab Ponorogo Dongkrak Percepat Pelaksanaan Program Kegiatan Daerah

Lebih lanjut, jika ditemukan pemudik terdeteksi positif oleh alat GeNose, maka orang tersebut langsung dikirim ke selter atau rumah karantina di wilayah desa tujuannya.

Nantinya, Satgas Penanganan Covid-19 kecamatan dan desa mempunyai tanggung jawab untuk mengawasinya.

‘’Kami minta dulu hasil swab atau rapid tesnya. Jika tidak ada kami tes pakai GeNose,’’ ujarnya. 

Baca juga: Gerbong Mutasi Ponorogo Bergolak! Belasan Pejabat Eselon II Mendadak Dipanggil BKN Jatim

Kepada masyarakat Bumi Reog, Lisdyarita mengimbau untuk tidak mudik terlebih dahulu. Ini dilakukan demi keselamatan diri sendiri dan keluarga di kampung halaman.

"Sementara jangan mudik. Kami minta bersabar dulu," pungkasnya.

 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru