SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menggerakkan perekonomian selama pandemi Covid-19, Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Surabaya memprioritaskan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kota Surabaya Ivy Juana di Surabaya mengatakan, saat ini, Kadin Surabaya memiliki 30 stan UMKM di area Lapangan Makodam V Brawijaya Surabaya dan Korem Surabaya.
Baca juga: Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM
"Kami memiliki data keanggotaan UMKM yang ada di Kadin Surabaya. Bagi UMKM yang belum menjadi anggota, kami persilahkan bergabung," kata Ivy, Selasa (4/5/2021).
Kadin Surabaya telah menjalin kerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kota Surabaya dengan melakukan pembinaan warga Lapas Kelas 1 Medaeng. "Di Lapas Medaeng, Kadin Surabaya melakukan pendampingan pembuatan telur asin dan keripik tempe. Sehingga, produk ini juga bisa mereka pasarkan di daerahnya," kata Ivy.
Baca juga: Tetap Eksis Diminati Pasar, Perajin Barongan Jaranan di Kota Blitar Raih Omzet Fantastis
Tujuan dari pendampingan tersebut, agar warga binaan lapas ini dapat diterima masyarakat dengan wajah yang baru.
Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Kadin Kota Surabaya Romdhon mengatakan, berkaitan dengan pembinaan UMKM di Surabaya, pihaknya akan membantu cara packing dan pemasaran.
Baca juga: Produk UMKM Olahan Keripik Jadi Penyumbang Ekspor Terbesar Kota Malang
"Kami akan melakukan pendampingan bagaimana membuat kemasan dan pemasaran yang bagus dalam berdagang," katanya. Dsy18
Editor : Redaksi