Usaha Warkop Beromzet Jutaan di Daerah Bekas Lokalisasi

surabayapagi.com
Pemilik kedai Warkop berkonsep kafe di daerah Putat Jaya Sekolah Rizky Rendy. SP/ Femal Ishaq

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hal itu diungkapkan oleh salah satu pemilik kedai Warkop berkonsep kafe di daerah Putat Jaya Sekolah Rizky Rendy yang memang dulunya banyak tempat lokalisasi di daerah sana.

Dengan adanya kebijakan pemerintah Kota Surabaya era Risma untuk menutup lokalisasi doly, jarak dan sekitarnya, yang bagi sebagian warga berdampak pada sektor perputaran ekonomi di tempat itu, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Tidak mengubah kekreatifan sebagian warga yang terdampak untuk mengubahnya sebagai lahan bisnis khususnya anak muda.

Baca juga: Tekan Sampah Plastik ke Laut, Kota Surabaya Jadi Percontohan Program RI-UEA 

Dengan membuka Warkop Omah didaerah Putat Jaya Sekolahan, yang dirintis sejak 2016 Awal penghasilan awal yang biasanya sebulan hanya beromzet 3-4 juta per Bulan, kini bisa mencapai 15-20 juta perbulanya.

Dengan desain Awal hanya dengan tampilan pada umumnya Warkop biasa, dan dengan berjalanya waktu dan meningkatnya omzet, maka diubalah lebih modern atau seperti warkop berkonsep Cafe yang kekinian, sehingga mampu menarik banyak orang untuk mengunjungi.

Baca juga: Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

"Dan prinisip rizky Adalah Selama kita bisa melakukanya maka lakukanlah, karena semua ini hanyalah masalah kegigihan bukan dari setiap personal," imbuhnya. Fe

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB
Selasa, 16 Jun 2026 18:37 WIB
Selasa, 16 Jun 2026 18:35 WIB
Selasa, 16 Jun 2026 18:29 WIB
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru