Raih Opini WTP Kali Kelima, Mas Ditho Ingin Realisasikan Program TNT

surabayapagi.com
Mas Bub Ditho, Bupati Kediri (kanan) saat menerima penghargaan Opini WTP kali Kelima oleh BPK RI

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri kembali meraih prestasi di bawah kepemimpinan Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Maria Ulfa.

Prestasi yang diraih oleh Pemkab Kediri ini berhasil menyabet Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan RI. Penghargaan Opini WTP ini diraih kali kelima Pemerintah Kabupaten Kediri secara berturut turut.

Baca juga: Jaga Budaya Warisan Lokal, Kadisbudporapar Serahkan Bantuan Alat Kesenian Thak-Thakan Khas Tuban

Prestasi ini sangat membanggakan Pemerintah Kabupaten Kediri yang saat ini dipimpin oleh Hanindhito Himawan Pramana.

Menurut Mas Dhito sebutan akrabnya bahwa ia berharap prestasi ini akan terus berlanjut seterusnya. "Kabupaten kediri sudah mendapatkan WTP sebanyak 5 kali berturut-turut. Harapan saya selaku Bupati, kedepannya kabupaten kediri Supaya bisa seterusnya WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Hal ini Supaya tidak ada temuan-temuan dan hal krusial," ujarnya Jumat (28/5/2021).

Selain itu Mas Dhito juga memberikan gebrakan dalam kebijakan berupa merealisasikan program yang berbasis teknologi di seluruh satuan dinas di bawahnya.

Baca juga: Tekan AKI dan AKB, Dinkes P2KB Tuban Komitmen Gelar Diseminasi AMP-SR

“Untuk meningkatkan hal ini, mulai tgl 1 juni mendatang kita akan menggunakan TNT (Transaksi Non Tunai)," tutur Mas Bup. 

"Meski dapat resistensi dari berbagai pihak, kita akan tetap memulai TNT, karna dengan TNT ini akan meminimalisir penyelewengen atau penyalahgunaan anggaran," imbuh Mas Dhito.

Baca juga: Pemkab Bagikan Bantuan Sosial – Pendidikan Bagi Anak ODGJ di Tuban

Selain itu dengan prestasi ini Mas Dhito berharap menjadi titik awal kebangkitan dan kemajuan Pemerintah Kabupaten Kediri.

"Saya ingin terus membuktikan jika tata kelola Pemerintah Kabupaten Kediri semakin baik karena semuanya serba digital. Sehingga tak ada lagi temuan penyelewengan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri," pungkasnya. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru