SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Periode 2016 hingga 2019 akhir Bagi pecinta motor custom, helm custom tidak ubahnya seperti pasangan yang harus ada ketika kita akan bepergian menggunakan motor custom itu sendiri.
Makin kesini helm custom makin seperti hilang ditelan bumi peredaranya masih ada hanya di sebagian kota khusus tapi tidak banyak. Sebetulnya apabila kita liat dari segmen pangsa pasar ekonomi sebetulnya helm custom juga diminati sampai luar negri.
Baca juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Tolak Stigma Negatif Menyudutkan Jukir Sebagai “Liar” atau “Preman”
Apabila pemerintah mau mewadai para pelaku usaha mudah untuk khusus helm custom sendiri, bisa menjadi salah satu sumber devisa negara apabila mampu bisa expor. Salah satu contohnya Mas Dimas pengusaha helm custom yang cukup tenar di surabaya waktu itu,
"Periode 2016 hingga 2019 akhir adalah masa jaya-jayanya helm customnya, hingga mampu membiayai kuliah sampai lulus. Kata dimas kepada Surabaya Pagi, Selasa (1/6/2021)
Baca juga: Ratusan Calon Jemaah Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya
Menurut dimas, Bukan karena pandemi atau apa, tapi terkadang copyright ide desainya itu yang apabila sudah tampil di publik akan ditiru atau di copyright oleh pihak lain.
Jadi harapan dimas sebagai salah satu pengusaha helm custom kepada pemerintah khususnya di Kota Surabaya untuk mewadahi beberapa pengusaha helm custom yang belum terjamah oleh pemerintah selama ini.
Baca juga: Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen
Atau paling ga berikanlah event khusus motor di kota Surabaya yang sekarang jarang sekali ada, guna membantu ekonomi khusunya di bidang usaha helm custom itu sendiri. Fe
Editor : Redaksi