Bundaran Dolog Juga Ditutup, Banyak Masyarakat Kecele

surabayapagi.com
Petugas kepolisian menutup jalur bundaran Dolog arah masuk Surabaya. SP/ Ang

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat telah memasuki hari ke 6. Di hari keenam ini petugas menambah titik penyekatan di daerah Bundaran Dolog, Jalan Ahmad Yani. Penutupan yang dilakukan oleh petugas kepolisian, Kamis, 8 Juli 2021. Tersebut membuat masyarakat bingung, Karena banyak pengendara yang tidak mengetahui penutupan tersebut, hingga kemacetan pun sempat terjadi.

Pantauan Surabaya Pagi, sejumlah mobil water barrier berjajar rapi untuk menutup jalur menuju Jalan Ahmad Yani. Selain itu, terlihat juga sejumlah petugas kepolisian mengatur pengendara.

Baca juga: Sedekah Bumi, Pemdes Pilang Gelar Pengajian Umum di Masjid Baitul Mutaqiin

Salah satu petugas polisi menggunakan pengeras suara mengatakan jika yang diperbolehkan melintas hanya tenaga medis, anggota kepolisian dan TNI, selain itu tidak diperbolehkan.

“Yang bukan tenaga medis, anggota TNI Polri dilarang melintas. Untuk tenaga kesehatan mohon kartu anggotanya,” kata petugas tersebut.

Bagi pengendara umum, kata petugas tersebut, diarahkan untuk untuk belok ke kanan, yakni melalui Jalan alternatif Jemursari.

Baca juga: Lestarikan Sedekah Bumi, Warga Bogempinggir Gelar Ritual Larung Sesaji

“Bapak ibuk, yang bukan tenaga kesehatan, silahkan langsung belok ke kanan. Mohon kesadaranya, saya persilahkan,” jelasnya.

Petugas mengungkapkan, selain tenaga medis dan anggota TNI/Polri, bagi peserta vaksin yang mendapatkan giliran pada hari ini diperbolehkan melintas, dengan menunjukan kartu vaksinasi.

“Keperluan vaksin di Rumah Sakit Bhayangkara, yang terjadwal hari ini silahkan tunjukan suratnya,” ucapnya.

Baca juga: Dialog Interaktif Pencegahan Diinformasi Pilkades 2026 Bersama Wakil Ketua DPRD Sidoarjo

Karena petugas menutup lajur tersebut, pengendara yang tidak mengetahui pun sempat menumpuk di penyekatan. Beberapa langsung menuju jalur alternatif Jalan Jemursari yang mengarah ke Magerejo dan Injoko masuk arah Ketintang.

“Ayo bapak tolong jangan marah-marah, kamu petugas juga bekerja. Mohon langsung ke kanan, jangan menimbulkan kerumunan, monggo (silahkan) ambil kanan,” kata petugas. (ang)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru