Dapat Kiriman dari Pusat, Vaksinasi di Malang Kembali Dilanjutkan

surabayapagi.com
Pelaksanaan vaksinasi covid-19 oleh Kodim 0833 Kota Malang beberapa waktu lalu.

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Vaksinasi di kota Malang akhirnya kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti selama sepekan akibat minimnya stok vaksin.

Vaksinasi kembali dilakukan setelah pemerintah kota (Pemkot) Malang kembali mendapat pasokan dosis vaksin dari pemerintah pusat sebanyak 11.100 dosis.

Baca juga: Sesuai Raperda, Kota Malang Tetapkan Tata Kelola Parkir Gunakan Skema Bagi Hasil

Wali kota Malang Sutiaji mengatakan, pendistribusian vaksin tersebut telah diterima oleh Dinas Kesehatan kota Malang pada Kamis (5/8/2021) sore kemarin.

Rencananya, vaksin Sinovac yang diterima ini akan digunakan untuk vaksinasi dosis kedua masyarakat umum.

"Ada 1.100 vial atau 11.100 dosis vaksin Sinovac. Memang jatah vaksin kedua ini agak lambat. Dan ini untuk masyarakat," ucapnya.
Segala persiapan kini telah dilakukan oleh pemerintah kota Malang guna melakukan percepatan vaksinasi covid-19 di kota Malang.

Kepala Dinas Kesehatan kota Malang, dr Husnul Muarif menargetkan, untuk dosis kedua ini ditargetkan bisa segera selesai pada September 2021 ini.

Dengan harapan, pendistribusian vaksin dari Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat lancar.

Baca juga: Terkendala Masalah Teknis, Truk Sampah Keropos di Kota Malang Tetap Beroperasi - Berceceran di Jalan

"Diusahakan September ini asal ketersediaan vaksin lancar. Target kami tetep minimal 70 persen dari penduduk Kota Malang yang sudah divaksin. Mudah-mudahan ini tidak molor ya targetnya di akhir tahun ini," ucapnya.

Kini, upaya yang dilakukan oleh Pemkot Malang hanya bisa menunggu, dan berharap ada pasokan lagi dari pemerintah pusat.

Sembari membantu dan memfasilitasi kegiatan serbuan vaksinasi dari dari kampus, sekolah, maupun dari jajaran TNI Polri yang aktif melaksanakan kegiatan vaksinasi.

Baca juga: Bulan Ramadhan 2026 Jadi Berkah Cuan Pengusaha Kue Kering di Kota Malang

"Mudah-mudahan Agustus ini kita bisa 50 persen ya. Karena saat ini masih berada di kisaran angka 48 persen. Kami percepat untuk vaksinasi di dosis kedua untuk masyarakat umum," tandasnya.



 

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru