SURABAYAPAGI.COM, Malang - Vaksinasi di kota Malang akhirnya kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti selama sepekan akibat minimnya stok vaksin.
Vaksinasi kembali dilakukan setelah pemerintah kota (Pemkot) Malang kembali mendapat pasokan dosis vaksin dari pemerintah pusat sebanyak 11.100 dosis.
Baca juga: Perajin Tempe Kampung Sanan Kota Malang Menjerit, Biaya Produksi Naik hingga Rp12.500
Wali kota Malang Sutiaji mengatakan, pendistribusian vaksin tersebut telah diterima oleh Dinas Kesehatan kota Malang pada Kamis (5/8/2021) sore kemarin.
Rencananya, vaksin Sinovac yang diterima ini akan digunakan untuk vaksinasi dosis kedua masyarakat umum.
"Ada 1.100 vial atau 11.100 dosis vaksin Sinovac. Memang jatah vaksin kedua ini agak lambat. Dan ini untuk masyarakat," ucapnya.
Segala persiapan kini telah dilakukan oleh pemerintah kota Malang guna melakukan percepatan vaksinasi covid-19 di kota Malang.
Kepala Dinas Kesehatan kota Malang, dr Husnul Muarif menargetkan, untuk dosis kedua ini ditargetkan bisa segera selesai pada September 2021 ini.
Dengan harapan, pendistribusian vaksin dari Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat lancar.
Baca juga: Harga Sayur di Pasar Kota Malang Naik Turun Bikin Pedagang Pusing dan Rugi
"Diusahakan September ini asal ketersediaan vaksin lancar. Target kami tetep minimal 70 persen dari penduduk Kota Malang yang sudah divaksin. Mudah-mudahan ini tidak molor ya targetnya di akhir tahun ini," ucapnya.
Kini, upaya yang dilakukan oleh Pemkot Malang hanya bisa menunggu, dan berharap ada pasokan lagi dari pemerintah pusat.
Sembari membantu dan memfasilitasi kegiatan serbuan vaksinasi dari dari kampus, sekolah, maupun dari jajaran TNI Polri yang aktif melaksanakan kegiatan vaksinasi.
Baca juga: Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp155 Ribu/Kg, Daya Beli Turut Berkurang
"Mudah-mudahan Agustus ini kita bisa 50 persen ya. Karena saat ini masih berada di kisaran angka 48 persen. Kami percepat untuk vaksinasi di dosis kedua untuk masyarakat umum," tandasnya.
Editor : Moch Ilham