SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Ardhian Orianto menghimbau masyarakat untuk waspada. Pasalnya, tanda-tanda peralihan musim atau pancaroba sudah mulai terjadi.
“Pancaroba ini biasanya ditandai dengan adanya beberapa hal, termasuk salah satunya angin kencang disertai hujan yang perlu diwaspadai,” ujarnya, Rabu (8/9/2021).
Baca juga: Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino
Seperti yang terjadi kemarin sore, sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro turun hujan dengan intensitas rendah hingga sedang. Bahkan, sejumlah wilayah disertai angin kencang yang mengakibatkan satu bangunan rumah rusak.
Baca juga: Uji Coba Drone Semprot Pupuk Disambut Antusias Sejumlah Petani di Bojonegoro
Angin kencang disertai hujan tersebut terjadi di Desa Kayulemah, Kecamatan Sumberrejo. Akibat kejadian tersebut, menyebabkan satu rumah milik Sukandar warga RT 06 RW 02, rusak bagian atap. “Tidak ada korban jiwa, taksir kerugian sekitar Rp5 juta,” jelasnya.
Sementara Kepala Desa Kayulemah Kecamatan Sumberrejo Sutaji mengatakan, hujan disertai angin kencang terjadi dan menerpa sejumlah bangunan rumah milik warganya. Satu rumah yang rusak menurutnya harus mendapat perbaikan yang cukup lumayan karena banyak atap genteng yang rusak.
Baca juga: Gerak Cepat, BPBD Kota Kediri Tuntaskan Penanganan Dampak Cuaca Ekstrem di 18 Titik
“Satu rumah yang rusak parah milik Sukandar ini terpaksa harus mendapatkan perbaikan yang cukup lumayan. Sebagian atap mengalami kerusakan yaitu gentengnya banyak yang pecah akibat jatuh, dan beberapa bagian dindinya jebol akibat terjangan angin kencang,” ujarnya.
Editor : Moch Ilham